Tetapkan Jumlah DPS Pilkada Serentak 2024, KPU KBB Akui ada Penurunan Partisipasi Pemilih

KPU KBB menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pilkada Serentak 2024 sebanyak 1.310.401 orang. 

Tetapkan Jumlah DPS Pilkada Serentak 2024, KPU KBB Akui ada Penurunan Partisipasi Pemilih
Meski begitu, untuk jumlah pemilih sementara dalam DPS pada Pilkada Serentak 2024 itu turun sedikit dibandingkan pemilih pada Pemilu 2024 yang mencapai 1.317.866 orang. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - KPU KBB menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pilkada Serentak 2024 sebanyak 1.310.401 orang. 

Meski begitu, untuk jumlah pemilih sementara dalam DPS pada Pilkada Serentak 2024 itu turun sedikit dibandingkan pemilih pada Pemilu 2024 yang mencapai 1.317.866 orang.

"DPS Pilkada Serentak 2024 sudah kita tetapkan sebanyak 1.310.401 orang. Rinciannya 661.989 laki-laki dan 648.142 perempuan," kata Ketua KPU KBB Ripqi Ahmad Sulaeman saat dikonfirmasi belum lama ini.

Menurutnya, jumlah DPS tersebut ditetapkan usai KPU KBB melakukan hasil pencocokan dan penelitian (coklit) yang mengacu Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pilkada (DP4) yang didapat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dengan jumlah 1.315.016 orang.

"Kemudian kami melakukan penelahaan dan validasi terhadap hasil coklit itu hingga akhirnya ditetapkan DPS untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur," tuturnya.

Selain itu, lanjut Ripqi, ditetapkan juga tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 2.562 titik.

"Penetapan ini merupakan langkah krusial dalam memastikan setiap warga yang mememuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan mendatang," paparnya.

Dikatakan Ripqi, daftar pemilih sementara di Bandung Barat tersebar di 16 kecamatan dan 165 desa. Pemilih terbanyak tercatat berada di Kecamatan Lembang yang mencapai 144.340 orang. 

Sedangkan untuk pemilih paling sedikit berada di Kecamatan Saguling yang hanya 25.881 orang.

"Pemilih terbanyak Kecamatan Lembang. Kalau Desa itu paling banyak di Desa Tanimulya Kecamatan Ngamprah," katanya.

Pada tahapan selanjutnya, sambung Ripqi, hasil DPS tersebut bakal diumumkan kepada masyarakat. Kemudian, dalam tahapan itu masyarakat dipersilahkan untuk memberikan tanggapan selama 10 hari ke depan sebelum nantinya ditetapkan menjadi daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP).

"Kemudian selanjutnya daftar pemilih sementara ini kita akan penghitungan data di badan adhoc yang kita tetapkan sebagai daftar pemilih perbaikan sementara," paparnya.

Selain itu, lanjut Ripqi, pihaknya menargetkan paritipasi masyarakat di Pilkada 2024 bisa melampaui capaian Pilkada 2018. Saat itu, partisipasi masyarakat untuk menyalurkan hak memilihnya hanya 77 persen dari jumlah pemilih tetap yang terdaftar.

"Partisipasi waktu Pilkada 2018 diangka 77 persen. Untuk Pilkada 2024 kita menargetkan 80-85 persen," sebutnya.

"Mudah-mudahan tercapai karena kemarin Pemilu itu mencapai 84 persen," imbuhnya.

Pihaknya optimistis target partisipasi memilih di Pilkada 2024 akan tetap tinggi. Hal itu dilihat dari antsusiame masyatakat ketika penyelenggaraan Pemilu 2024.

"Itu menjadi tantangan untuk penyelenggara. Kita tetap optimis partisipasi masyarakat di Kabupaten Bandung Barat tetap tinggi," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani