Tidak Ada CBX, Comeback EXO yang Sangat Dinanti Harus Hadapi Kritikan: Dibuat dengan AI??

Comeback EXO yang sanvat dinantikan harus menghadapi kritikan karena tidak adanya CBX dan dibuat dengan AI.

Tidak Ada CBX, Comeback EXO yang Sangat Dinanti Harus Hadapi Kritikan: Dibuat dengan AI??
EXO dan CBX.

INILAHKORAN, Bandung - EXO akhirnya resmi melakukan comeback pada hari Senin, 19 Januari 2026, dengan merilis lagu utama 'Crown'.

EXO sebelumnya secara resmi merilis teaser video musik untuk 'Crown' lagu utama dari album comeback mereka yang sangat dinantikan, 'REVERXE'.

Namun, alih-alih menimbulkan antusiasme, teaser tersebut justru memicu reaksi negatif dari netizen, dengan banyak yang menyatakan kekecewaan terhadap lagu, visual, dan keseluruhan arah perilisan.

Tak lama setelah teaser dirilis, kritik membanjiri media sosial dan komunitas online. Salah satu poin utama yang diperdebatkan adalah suara 'Crown', yang menurut banyak pendengar hampir tidak menyerupai gaya musik EXO yang sudah mapan. 

Bahkan ada yang menuduh grup tersebut meninggalkan identitas yang pernah membedakan mereka di K-Pop.

"Sungguh mengerikan… salah satu kejatuhan terburuk dalam kpop," "Musik sampah dan AI. Mari Bubar."

"Video musik yang dibuat dengan AI, 3 member hilang dan lagu ini sama sekali tidak memberikan apa pun kepada EXO… aku tidak tahan lagi, ini sudah berakhir."

"Seharusnya mereka membiarkan EXO beristirahat dengan tenang. Aku tidak percaya kita beralih dari musik dan konsep yang sempurna ke video musik sampah AI generasi ke-4/5. Belum lagi mereka kehilangan 2/3 vokalis utama mereka."

Teaser video musik itu sendiri juga menuai kritik. Beberapa adegan dituduh menggunakan AI, dengan penonton mengklaim visualnya terlihat artifisial dan dibuat dengan asal-asalan.

"Mereka mengeluarkan setengah dari member grup dan video musik barunya penuh dengan sampah buatan AI

Terima kasih banyak kepada SM Entertainment karena telah menghancurkan EXO, seperti mereka menghancurkan semua yang mereka sentuh."

"YA AMPUN, INI JELAS ADALAH TULISAN AI, kita sedang menyaksikan kehancuran EXO," "Tidak, aku sungguh ingin kalian mengerti bahwa ini sangat, sangat jelek."

"Jika suhunya 80 derajat di bulan Januari, sekarang kamu tahu alasannya," komentar netizen lainnya.

"Hari lain untuk mengingatkan Anda bahwa AI bukanlah seni dan Anda bukanlah seorang seniman karena menggunakannya."

Reaksi negatif ini bukanlah hal yang sepenuhnya baru. Ketika comeback pertama kali diumumkan pada akhir November, para penggemar langsung menyuarakan kekhawatiran atas absennya member CBX Baekhyun, Chen, dan Xiumin.

Ketidakhadiran mereka memicu perdebatan sengit saat itu, dan perilisan teaser hanya kembali menyulut frustrasi tersebut.

Banyak netizen mengatakan bahwa grup tersebut kini terasa tidak lengkap, dengan alasan bahwa identitas EXO telah melemah tanpa CBX.

Ditambah dengan gaya musik yang kontroversial dan tuduhan AI, kekecewaan tampaknya meluas. Masih harus dilihat apakah perilisan penuh REVERXE akan mengubah opini publik atau justru semakin memperkuat kekhawatiran netizen.***


Editor : Irma Nurfajri