Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Cimanuk Garut
Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam di Sungai Cimanuk, Desa Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, pada Rabu
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam di Sungai Cimanuk, Desa Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, pada Rabu (7/1/2026).
Korban tenggelam atas nama Titi (65) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian yang dilakukan selama tiga hari.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Moch Adip, mengatakan jenazah korban ditemukan sekitar pukul 10.10 WIB di aliran Sungai Cimanuk.
“Korban ditemukan sekitar pukul 10.10 WIB dengan jarak kurang lebih 2,1 kilometer dari lokasi kejadian,” ujar Moch Adip.
Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan ke Puskesmas Karangpawitan untuk dilakukan proses identifikasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, identitas jenazah dipastikan sesuai dengan korban yang selama ini dalam pencarian.
“Hasil identifikasi memastikan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan korban yang dicari oleh Tim SAR Gabungan,” katanya.
Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan.
“Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR kembali ke satuannya masing-masing,” jelas Moch Adip.
Sebelumnya, Tim SAR Gabungan telah melakukan upaya pencarian intensif dengan menyisir aliran Sungai Cimanuk. Dalam pelaksanaannya, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 melakukan pencarian dari titik awal kejadian hingga wilayah Patrol sejauh 5,7 kilometer menggunakan perahu rafting milik Basarnas, BPBD, dan Brimob. Sementara SRU 2 melakukan penyisiran dari wilayah Patrol hingga Jembatan Leuwigoong sejauh 8,37 kilometer menggunakan perahu rafting milik Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI), Damkar, dan komunitas Jenggala.
Tim SAR Gabungan mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, khususnya pada musim hujan yang berpotensi meningkatkan debit dan arus sungai.
Editor : Ahmad Sayuti
