Tindaklanjuti Aduan Masyarakat Soal Sekolah Rusak, Ini Langkah Komisi IV DPRD
Komisi IV DPRD Kota Bogor telah menyambangi SDN Bantarjati 9 Kota Bogor untuk menindaklanjuti adanya aduan dari orang tua murid yang mengeluhkan adanya kerusakan di ruang kelas. Kerusakan tersebut menyebabkan seorang siswa mengalami luka-luka.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Komisi IV DPRD KOta Bogor telah menyambangi SDN Bantarjati 9 Kota Bogor untuk menindaklanjuti adanya aduan dari orang tua murid yang mengeluhkan adanya kerusakan di ruang kelas. Kerusakan tersebut menyebabkan seorang siswa mengalami luka-luka.
Ketua Komisi IV, DPRD Kota Bogor, Ence Setiawan menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil peninjauan, kerusakan terjadi berupa lantai kelas yang terlepas dan tidak dilakukan perbaikan.
"Untuk itu, Komisi IV DPRD Kota Bogor akan menindaklanjuti dengan memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor agar segera menginventarisir sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan dan meminta untuk segera dilakukan perbaikan," ungkap Ence kepada wartawan pada Rabu 23 April 2025.
"Memang kondisi lantai di kelas sangat membahayakan murid, karena copot dan ada beberapa bagian yang tajam. Kami berharap tidak ada lagi korban dan tentunya kami akan menindaklanjuti ini dengan Disdik," tambah Ence didampingi Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor, Juhanna dan anggota Komisi IV, Endah Purwanti, Mulyani serta Karina Soerbakti.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Rezky Kartika memaparkan, kepada para guru agar bisa lebih pro aktif dalam menjaga keamanan dan keselamatan murid.
"Kondisi ruang kelas dan titik kerusakan harus segera dilaporkan agar tidak terjadi kecelakaan yang mengakibatkan cidera tergadap murid," tutur Rezky.
Rezky mengimbau, kepada guru-guru agar bisa menguasai pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) jika suatu waktu terjadi kecelakaan. Karena guru merupakan orang dewasa pertama yang bisa memberikan pertolongan kepada murid yang mengalami cidera.
"Guru harus bisa menguasai tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan ringan," jelasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

