Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Tingkatkan Kapasitas Pelaku UMKM

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Tri Kisowo Jumino menekankan, isu penguatan UMKM juga menjadi perhatian utama wakil rakyat.

Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Tingkatkan Kapasitas Pelaku UMKM
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Tri Kisowo Jumino menekankan, isu penguatan UMKM juga menjadi perhatian utama wakil rakyat.

INILAHKORAN.ID - Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Tri Kisowo Jumino menekankan, isu penguatan UMKM juga menjadi perhatian utama wakil rakyat. Dirinya mendorong Pemkot Bogor agar lebih aktif meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di tengah kondisi perekonomian saat ini.

"Saya menegaskan salah satu isu yang kami angkat, terkait dengan masalah UMKM. Kami berpikir Komisi IV mendorong agar Pemkot Bogor, khususnya Dinas Dagin UMKM, untuk mendorong lebih berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas dari UMKM," terangnya pada Rabu 27 Januari 2026.

Tri menerangkan, diperlukan kreativitas dan terobosan dari pemerintah daerah, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk swasta, akademisi dan media.

"Dengan kondisi perekonomian sekarang ini saya pikir perlu kreativitas dan terobosan dari dinas maupun dari Pemerintah Kota Bogor. Dan tentunya perlu kolaborasi ke semua pihak, baik pihak swasta, pemerintah, akademisi, dan tentunya rekan-rekan media juga bisa mempromosikan usaha-usaha UKM yang ada di Kota Bogor," terangnya.

Tri menjelaskan, bahwa jumlah UMKM yang terdaftar di sistem Online Single Submission (OSS) melalui aplikasi SOLUSI (Sistem Operasional Layanan Usaha dan Sarana Promosi) mencapai sekitar 72 ribu. Komisi IV meminta akses terbatas terhadap data tersebut untuk kepentingan pengawasan dan pembinaan.

"UMKM yang terdaftar di OSS melalui aplikasi yang di miliki Dinkukmdagin yaitu SOLUSI itu sekitar 72 ribuan data yang mereka beritahukan ke kami. Kami juga lagi mintakan akses, jadi kami mintakan akses terbatas, view only. Kami ingin datanya bisa dilihat," jelasnya.

Tri memaparkan, data tersebut penting untuk mendorong UMKM agar dapat naik kelas. Dirinya berharap data yang diminta dapat segera dilengkapi oleh dinas terkait.

"Terkait dengan usaha kecil menengah ini supaya bisa naik kelas. Nah ini kami juga lagi cari datanya, kami ingin tanyakan datanya. Mudah-mudahan di hari Kamis bisa dilengkapi data-data yang kami minta," pungkasnya.***


Editor : JakaPermana