Sektor Garam di Jabar Kudu Dioptimalkan
DPRD Jabar meminta Pemprov Jabar memaksimalkan potensi kelautan terutama produksi garam terlebih saat ini Jabar jadi produsen garam terbesar ketiga di Indonesi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat menyoroti sejumlah pekerjaan rumah krusial yang harus segera dibenahi, guna mengoptimalkan potensi produksi garam di Jawa Barat, yang kini tercatat sebagai produsen garam terbesar ketiga di Indonesia.
Ketua Komisi II DPRD Jabar Bambang Mujiarto menegaskan, posisi strategis Jawa Barat dalam peta produksi garam nasional tidak boleh berhenti pada capaian kuantitas semata, tetapi harus dibarengi peningkatan kualitas dan kesejahteraan petambak.
“Potensi yang kita miliki sangat luar biasa dalam sektor kelautan dan perikanan, khususnya para petambak garam,” ujar Bambang dikutip Rabu 28 Januari 2026.
Namun demikian, Bambang mengungkapkan hasil peninjauan lapangan menunjukkan masih adanya sejumlah aspek mendasar yang membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Salah satunya adalah optimalisasi sarana dan prasarana, di mana infrastruktur pendukung produksi garam dinilai belum sepenuhnya memadai.
Selain itu, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) petambak garam juga menjadi sorotan utama. Menurut Bambang, edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan mutlak diperlukan agar kapasitas dan produktivitas petani garam dapat meningkat secara signifikan.
Komisi II DPRD Jabar juga mendorong penerapan teknologi tepat guna dalam proses produksi. Dengan dukungan teknologi yang sesuai, kualitas garam produksi Jawa Barat diyakini mampu bersaing lebih tinggi di pasar nasional maupun regional.
Tak kalah penting, Bambang menekankan perlunya integrasi permodalan sebagai penopang utama keberlangsungan usaha pergaraman. Dukungan pembiayaan dinilai menjadi faktor krusial bagi para pelaku usaha garam untuk meningkatkan skala dan kualitas produksi.
Bambang menegaskan, apabila seluruh komponen mulai dari sarana dan prasarana, SDM, teknologi, hingga permodalan dapat terintegrasi secara optimal, maka Jawa Barat tidak hanya unggul dari sisi jumlah produksi, tetapi juga kualitas garam yang dihasilkan.
“Harapan kita, komitmen ini dibangun bersama untuk kemajuan Jawa Barat dan yang paling utama adalah demi kesejahteraan masyarakat petani garam pada khususnya,” tandasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

