Komisi IV DPRD Kota Bogor Bahas Rencana Induk Pariwisata Kota Bogor, Ini Hasilnya
Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Rabu 3 Mei 2023. Rapat tersebut membahas rencana induk pariwisata daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja dengan Dinas pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Rabu 3 Mei 2023. Rapat tersebut membahas rencana induk pariwisata daerah.
Rapat yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Akhmad Saeful Bakhri pun membahas pembangunan Museum Pajajaran Kota Bogor guna mendongrak iklim pariwisata daerah setempat.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Atty Somadikarya beserta anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Shendy Pratama, Eka Wardhana, Sri Kusnaeni, dan Lusiana Nurrissiyadah pun hadir. Lantaran membahas dunia pariwisata, rapat tersebut dihadiri Kepala Disparbud Kota Bogor Iceu Pujiati beserta jajarannya.
Iceu menjelaskan, Pembangunan Museum Pajajaran merupakan salah satu program dari Penataan Kawasan Batutulis yang merupakan rekomendasi para ahli sejarah, ahli arkeologi, dan lain-lain. Rekomendasi ini berawal dari hasil penelitian para ahli yang dipimpin Prof Nina Herlina di Situs Prasasti Batutulis yang merupakan peninggalan Kerajaan Sunda Pajajaran.
"Untuk itu, Pemkot Bogor melanjutkan dengan rencana program penataan kawasan pendukung dari Situs Prasasti Batutulis ini. Pembangunan ini akan dilaksanakan pada lahan seluas 3.248 meter persegi yang terdiri dari berbagai fungsi," kata Iceu.
Berdasarkan hasil pemparan dari Disparbud Kota Bogor, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Akhmad Saeful Bakhri menuturkan pembangunan Museum Pajajaran memiliki nilai lebih karena nantinya akan menjadi salah satu daya tarik pariwisata di Kota Bogor. Tak hanya itu, keberadaannya juga akan menjadi ikon pariwisata baru di Kota Bogor.
"Ini akan menjadi ikon pariwisata di Kota Bogor yang diharapkan bisa menarik banyak wisatawan, dengan dihadirkannya program pertunjukan yang menarik dan atraktif," ungkap pria yang akrab akrab disapa ASB.
ASB memaparkan, masukan dari Komisi IV DPRD Kota Bogor, pihaknya meminta kepada Disparbud Kota Bogor agar mengerjakan pembangunan sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK). Tak hanya itu, dalam proses lelang nanti harus transparan, agar tidak terjadi persoalan dikemudian hari.
"Saya tekankan kepada pihak Disparbud Kota Bogor untuk segera menyiapkan rencana tata kelola pasca pembangunan. Agar nantinya pengelolaan Museum Pajajaran Kota Bogor bisa langsung dieksekusi setelah selesai pembangunan. Seperti rencana siapa yang mengelola, penetapan tiketing dan rencana kegiatan yang akan dihadirkan di Museum Pajajaran Kota Bogor," paparnya.
Dia menjelaskan, sebab, jika berkaca kepada GOM Bogor Utara, GOM Bogor Selatan dan Lapangan Manunggal hingga saat ini Pemkot Bogor belum menetapkan tata kelola aset yang sudah selesai dibangun dan menyebabkan polemik di masyarakat.
"Pemkot Bogor sering hanya terbatas membangun saja, contoh GOM itu. Mereka tidak menyiapkan tata kelola setelahnya. Nah itu menjadi pemikiran kita agar Disparbud dalam membangun Museum Pajajaran disiapkan juga kajian tata kelola," pungkasnya.*** (rizki mauludi)
Editor : Doni Ramdhani


