Tingkatkan Produk Pertanian, Pemkab Bogor Gandeng Para Petani

Saat menghadiri Hari Krida Pertanian ke-47, Bupati Bogor Ade Yasin berjanji akan meningkatkan kualitas produk pertanian dan juga taraf ekonomi para petani.

Tingkatkan Produk Pertanian, Pemkab Bogor Gandeng Para Petani
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Saat menghadiri Hari Krida Pertanian ke-47, Bupati Bogor Ade Yasin berjanji akan meningkatkan kualitas produk pertanian dan juga taraf ekonomi para petani.

Untuk itu, Ade meminta Dinas Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan (Distanhorbun), Dinas Ketahanan Pangan (DKP), serta Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kota Bogor bisa melibatkan petani dalam menyusun program kerja pembangunan di bidang pertanian.

"Kami butuh masukan dari para petani dan kedepan pemerintah daerah harus bersinergi dengan para petani untuk menyusun program kerja pembangunan di bidang pertanian," ucap Ade kepada wartawan, Kamis (4/7/2019).

Dia menerangkan, untuk menyokong pembangunan daerah berbasis atau di bidang pertanian maka jajarannya dalam waktu dekat akan selesai membentuk Peraturan Daerah (Perda) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

"Kami terus menggodok luas LP2B dan pasal-pasal dalam Perda LP2B, mudah-mudahan kami bersama DPRD Kabupaten Bogor bisa membentuk Perda LP2B sebelum habis masa jabatan para wakil rakyat yang jatuh pada bulan Agustus mendatang," terangnya.

Sementara itu, Kepala Distanhorbun Siti Nuriyanti menjelaskan Perda LP2B saat ini sedang tahap penggodokan akhir dan untuk menyempurnakannya jajarannya bersama Pansus Perda LP2B akan berkonsultasi dengan Kementerian Pertanian.

"Minggu depan kami bersama Pansus LP2B akan berkonsultasi dengan Kementerian Pertanian untuk selanjutnya membentuk Perda LP2B, kami berharap sekali Perda LP2B ini segera diketuk karena untuk menghindari terus berkurangnya LP2B," jelas Nuriyanti.

Sedangkan, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bogor Tata Suparta menuturkan pada Hari Krida Pertanian kali ini jajarannya memberikan usulan 12 program pembangunan pertanian.

"Yang pertama kami ingin yaitu Perda LP2B segera diketuk. Kedua, pelaksanaan program prioritas perbaikan dan pembangunan irigasi teknis, ketiga meningkatkan sumber daya petani melalui penyuluhan, keempat pemberian bantuan bibit ternak, kelima  meningkatkan pelayanan kesehatan hewan dan keenam penambahan jumlah kelompok benih padi," tutur Tata.

Dia melanjutkan, pemerintah daerah nantinya harus menyediakan kios pupuk. Kemudian, ada pembinaan dan fasilitas agar para petani bisa menghadilkan pangan olahan hingga bisa membantu menuju kesejahteraan. Selain itu, harus ada penyuluh pertanian di 435 desa.

"Nantinya, Pemkab Bogor akan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang peruntukkan dana desa untuk program pembangunan irigasi dan jajarannya berharap Institut Pertanian Bogor (IPB) tetap berkontribusi dalam pembangunan di bidang pertanian," lanjutnya. (Reza Zurifwan) 


Editor : Doni Ramdhani