Tragedi Ambruknya Ponpes Al Khoziny, Polda Jatim Sebut Proses Hukum Tetap Berjalan

Polda Jatim memastikan akan menindaklanjuti secara hukum peristiwa ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, setelah seluruh proses identifikasi korban rampung.

Tragedi Ambruknya Ponpes Al Khoziny, Polda Jatim Sebut Proses Hukum Tetap Berjalan
Tragedi Ambruknya Ponpes Al Khoziny, Polda Jatim Sebut Proses Hukum Tetap Berjalan

INILAHKORAN - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) memastikan akan menindaklanjuti secara hukum peristiwa ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, setelah seluruh proses identifikasi korban rampung.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan, kepolisian berkomitmen menjalankan penyelidikan secara menyeluruh guna memastikan penyebab pasti di balik tragedi yang menelan puluhan korban jiwa itu.

“Kami sudah menerima arahan langsung dari Bapak Kapolda Jawa Timur bahwa proses hukum akan tetap berjalan. Saat ini, tahap penyelidikan sedang dilakukan dan akan segera ditingkatkan ke penyidikan,” ujar Jules.

Menurutnya, selain fokus pada proses identifikasi, penyidik juga mulai mengarah pada evaluasi struktur bangunan ponpes yang ambruk. Sejumlah sampel tulangan dan beton telah diambil untuk membantu analisis teknis penyebab kegagalan konstruksi.

“Pemeriksaan struktur dan bahan bangunan menjadi langkah awal penting dalam memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam pembangunan,” jelasnya.

Di sisi lain, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim masih bekerja intensif untuk mengenali seluruh korban. Hingga Selasa malam, total 34 korban berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima.

“Kami memahami rasa duka yang mendalam dari keluarga korban. Karena itu, kami mohon kesabaran masyarakat agar proses identifikasi berjalan dengan teliti dan hati-hati,” tambah Jules.

Sementara itu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menutup operasi pencarian di lokasi reruntuhan pada awal pekan ini. Fokus penanganan kini bergeser ke tahap identifikasi dan penegakan hukum.

Polda Jatim menegaskan seluruh proses penyelidikan dilakukan secara profesional, berjenjang, dan transparan. Aparat juga meminta dukungan penuh dari masyarakat agar upaya pengungkapan penyebab tragedi tersebut dapat berjalan optimal.


Editor : Firda Rachmawati