Trase Batutulis Masuki Tahapan Pengujian Tanah, Dedie Minta Pembangunan Tidak Molor

Pemkot Bogor bersama Pemprov Jabar melakukan tahapan akhir pengujian tanah (soil test) sebelum melaksanakan konstruksi fisik pembangunan trase baru Batutulis. 

Trase Batutulis Masuki Tahapan Pengujian Tanah, Dedie Minta Pembangunan Tidak Molor
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersama jajaran Pemkot Bogor, Pemprov Jawa Barat dan kontraktor saat di lokasi trase baru Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan pada Senin (26/5/2026). (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Pemkot Bogor bersama Pemprov Jabar melakukan tahapan akhir pengujian tanah (soil test) sebelum melaksanakan konstruksi fisik pembangunan trase baru Batutulis. 

Proyek trase Batutulis yang memakan anggaran Rp21,24 miliar dari APBD Provinsi Jawa Barat itu ditargetkan rampung pada Oktober 2026.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menuturkan, pengujian tanah ini merupakan tahapan krusial terakhir untuk mengukur tingkat kepadatan tanah di lokasi proyek sebelum alat berat diterjunkan ke lapangan.

"Saat ini sedang dilakukan soil test. Ini adalah uji tanah terakhir untuk memastikan tingkat kepadatan tanah di lokasi. Sehingga, jika nanti ditemukan area tanah yang kurang padat, bisa langsung diberikan treatment atau penanganan khusus. Tetapi apabila kepadatannya sudah sesuai, pekerjaan konstruksi bisa langsung dilaksanakan," ungkap Dedie disela meninjau lokasi trase baru Batutulis, Senin (26/5/2026).

Dedie menekankan, kepada PT Promix Prima Karya selaku pihak pelaksana proyek, jajaran Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan perwakilan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat untuk mengawal ketat masa pengerjaan tanpa adanya keterlambatan.

"Secara total, durasi kontrak pengerjaan kawasan ini akan memakan waktu selama 163 hari kalender dan dijadwalkan selesai pada 21 Oktober 2026. Ketepatan waktu pengerjaan menjadi prioritas karena jalur Batutulis merupakan urat nadi transportasi yang sangat strategis," tegasnya.

"Saya sekali lagi, menekankan agar waktu pelaksanaan proyek ini tepat waktu dan tidak boleh mundur-mundur lagi. Jalur ini sangat strategis dan sudah dinanti-nanti oleh masyarakat yang menunggu hampir satu tahun. Apalagi pada bulan November nanti, kami akan melaksanakan pertandingan Porprov di daerah Pamoyanan, sehingga kawasan ini mobilitasnya akan sangat tinggi," tambah Dedie.

Kawasan trase Batutulis nantinya tidak sekadar menjadi ruang publik, melainkan juga mencakup pembenahan infrastruktur jalan utama yang kerap mengalami beban tonase tinggi di Bogor Selatan.

"Fasilitas yang akan diakomodasi dalam sisa waktu pengerjaan ini meliputi pembangunan jalur pejalan kaki (pedestrian), penataan taman estetis, pengerjaan area teras Batutulis, pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga pembetonan jalan utama," jelasnya. 

Dedie membeberkan, selain itu, aspek teknis penguatan struktur tanah di sekitar lokasi juga akan diperkokoh demi mencegah potensi pergeseran lahan atau longsor. Pemkot Bogor mengapresiasi dukungan anggaran yang diberikan Pemprov Jabar dalam menyokong realisasi infrastruktur ini melalui proses lelang terbuka yang akuntabel.


Editor : Doni Ramdhani