Kini Guru Bisa Nilai Kualitas MBG Lewat Aplikasi Reviu Menu MBG yang Diluncurkan BGN
BGN kini meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untun guru dan kepala posyandu menilai kualitas menu MBG.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Usai siswa bisa request menu Makan Bergizi Gratis (MBG), kini para guru bisa menilai kualitas MBG yang diberikan pada siswa mereka lewat aplikasi.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan aplikasi Reviu menu MBG yang memfasilitasi guru hingga kepala posyandu untuk menilai kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat program MBG.
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengemukakan sistem tersebut dikembangkan untuk meningkatkan perhatian, kepedulian, dan kewaspadaan, seluruh kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta mitra BGN.
Hal ini dibuat agar SPPG tetap menjaga mutu makanan yang diterima para penerima manfaat program MBG.
"Aplikasi ini dikembangkan agar penerima manfaat ikut terlibat dalam pengawasan kualitas MBG. Dengan demikian Kepala SPPG dan seluruh mitra semakin serius menjaga kualitas makanan yang didistribusikan," jelas Sony.
Keterlibatan guru dan kepala posyandu ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi pengawasan, sekaligus menjadi sistem deteksi dini apabila ditemukan potensi masalah dalam distribusi maupun kualitas makanan.
Saat paket MBG diterima, mereka dapat langsung memberikan penilaian terhadap kualitas makanan melalui sejumlah parameter yang telah disiapkan dalam sistem aplikasi.
Indikator penilaian dalam aplikasi Reviu menu MBG ini meliputi ketepatan waktu pengiriman makanan, aroma makanan, rasa makanan, hingga variasi menu yang disajikan.
Sony Sonjaya menegaskan pengembangan aplikasi tersebut merupakan bagian dari langkah penguatan sistem untuk mencegah terjadinya kejadian menonjol dalam pelaksanaan MBG karena pengawasan tidak bisa hanya dilakukan secara internal melalui peningkatan kesadaran para pelaksana program, tetapi juga diperkuat melalui kontrol eksternal dengan melibatkan langsung pihak penerima manfaat.***
Editor : Irma Nurfajri

