Korban Keracunan MBG Terus Bertambah jadi 489 Siswa, Puasa Senin Kamis Menyelamatkan
Jumlah siswa dan guru SMPN 1, 2, dan 3 Dramaga yang diduga mengalami keracunan makanan bergizi gratis (MBG) bertambah dari 417 menjadi 489 jiwa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Jumlah siswa dan guru SMPN 1, 2, dan 3 Dramaga yang diduga mengalami keracunan makanan bergizi gratis (MBG) bertambah dari 417 menjadi 489 jiwa.
Adanya tambahan tersebut, setelah Forkopimcam Dramaga dibantu Bhabinkamtibmas dan Babinsa menyisir ke rumah siswa-siswi.
"Ada tambahan, korban dugaan keracunan MBG jumlahnya mencapai 489 jiwa. Data tambahan tersebut, rata-rata mereka hanya mengalami gejala ringan," kata Kapolsek Dramaga Iptu Agripinus Motani Zalukhu kepada wartawan, Selasa (27/10/2026).
Agripinus menuturkan, dari 489 jiwa itu lebih dari 451 jiwa telah pulang ke rumahnya masing-masing.
Sementara itu, 31 jiwa korban lainnya masih dirawat dan diobservasi tenaga kesehatan baik itu di Rumah Sakif Karya Bakti Pratiwi, Rumah Sakit Medika dan beberapa Puskesmas.
"Tinggal 31 korban yang masih diobservasi, jika dokter menyatakan mereka sudah sehat, maka diperbolehkan pulang atau rawat jalan," tuturnya.
Dia menjelaskan, seperti halnya korban keracunan makanan maupun minuman, mereka mengalami gejala pusing, perut mual dan muntah.
Saat ini, sampel atau contoh menu MBG hari Senin (26/10/2026) kemarin yang dimasak dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Yayasan Abah sudah diamankan dan akan diuji di Labkesda.
"Kalau gejala dugaan keracunan itu dilihat dari pusing, perut mual dan muntah-muntah. Untuk sementara, dapur SPPG Yayasan Abah dihentikan operasionalnya," jelasnya.
Dia menambahkan, tidak seluruh siswa dan guru SMPN 1, 2, dan 3 Dramaga mengalami keracunan MBG, karena ada yang sedang melaksanakan ibadah sunah puasa Senin Kamis.
"Jadi MBG yang senin kemarin itu tidak semuanya makan, kalau yang sedang puasa sunah Senin Kamis, mereka selamat dari keracunan," tambahnya.
Seperti halnya kejadian keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua, Pemkab Bogor menanggung biaya perawatan 489 korban dugaan keracunan MBG.
Editor : Doni Ramdhani
