Tyson Fury Ingin Tarung Tinju di Old Trafford, Sebut-sebut Cristiano Ronaldo Segala
Tyson Fury mengaku ingin bertarung di Old Trafford tetapi khawatir takkan bisa membendung penonton lantaran sudah ada Cristiano Ronaldo.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Bandung- Petinju kelas berat Tyson Fury mengaku sangat memimpikan bertarung di Old Trafford, kandang Manchester United. Dia juga secara khusus membahas sosok Cristiano Ronaldo. Apa katanya?
Tyson Fury sedang bersiap melakoni duel ketiganya melawan Deontay Wilder di Las Vegas, pertengahan Oktober mendatang. Dia juga masih memiliki kontrak dua pertandingan di Las Vegas.
Nah, ketika kontraknya berakhir itulah, Fury ingin memainkan pertarungan di Old Trafford. Bukan main-main, Fury ingin duelnya di Stadion Manchester United itu berstatus perebutan sabuk juara dunia.
Baca Juga: Quartararo di Ambang Juara Dunia MotoGP, Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
"Saya memiliki dua pertarungan tersisa [di Amerika Serikat], tetapi saya ingin mengadakan pertarungan gelar dunia kembali ke Manchester," kata Fury dilansir dari The Sun.
Sembari bercanda, Fury menyebut-nyebut sosok bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo. Menurutnya, akan ada masalah yang terjadi andai dirinya berada di Kota Manchester.
"Saya sangat senang Ronaldo kembali ke Old Trafford, tapi kota ini tidak cukup besar untuk kita berdua! Jika saya tinggal di Manchester, itu akan menjadi masalah. Tapi untungnya tempat tinggal saya berjarak satu jam, di Morecambe, jadi jaraknya cukup jauh," ungkapnya.
Baca Juga: Sayang Liverpool vs Man City Imbang, Mohammed Salah Lagi On Fire Banget!
Stadion Old Trafford pernah menghelat duel besar di olahraga tinju pada 1993 lalu. Ketika itu, tepatnya 9 Oktober 1993 dua petinju elite kelas menengah Nigel Benn dan Chris Eubank saling adu jotos memperebutkan gelar WBC dan WBO. Tarung ini disaksikan 42 ribu penonton yang hadir di Old Trafford.
"Itu selalu menjadi mimpi saya untuk bertarung di Old Trafford. Pertarungan terakhir yang digelar di sana adalah Eubank melawan Benn pada tahun 1993 dan itu sangat besar," pungkas Fury.***
Editor : inilahkoran


