Uber Beri Kompensasi Pengemudi Terpapar Corona
Perusahaan teknologi yang bergerak dalam bidang layanan transportasi, Uber, mengatakan akan menawarkan kompensasi kepada pengemudi dan pengirim barang yang didiagnosis dengan virus corona atau mereka yang harus dikarantina selama 14 hari.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, San Francisco - Perusahaan teknologi yang bergerak dalam bidang layanan transportasi, Uber, mengatakan akan menawarkan kompensasi kepada pengemudi dan pengirim barang yang didiagnosis dengan virus corona atau mereka yang harus dikarantina selama 14 hari.
Uber telah mulai memberikan kompensasi kepada pengemudi di sejumlah pasar dan berencana untuk memberikan kompensasi yang sama untuk pengemudi dan tenaga pengiriman di seluruh dunia, demikian pernyataan Uber seperti dilansir Reuters.
Sebelumnya, Bloomberg melaporkan langkah Uber untuk tetap memberi bayaran pengemudi yang terkena virus corona di AS, dan mengatakan telah memberi kompensasi kepada lima pengemudi yang sedang dikarantina di Inggris dan Meksiko --namun akhirnya tidak terinfeksi.
Uber pun telah berulang kali mengatakan bahwa mitra pengemudinya diklasifikasikan dalam tenaga kontrak.
Dengan mengklasifikasikan tenaga kontrak sebagai karyawan, perusahaan teknologi seperti Uber, DoorDash, dan Postmates Inc akan tunduk pada undang-undang ketenagakerjaan yang mengharuskan bayaran lebih tinggi dan tunjangan lainnya, seperti asuransi kesehatan. (inilah.com)
Editor : JakaPermana


