Ukraina-AS Sepakat Intensifkan Negosiasi Damai, Perang dengan Rusia Disorot

Ukraina dan AS sepakat mengintensifkan negosiasi untuk mengakhiri konflik dengan Rusia usai pertemuan Trump dan Zelenskyy di Gedung Putih.

Ukraina-AS Sepakat Intensifkan Negosiasi Damai, Perang dengan Rusia Disorot
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID-Ukraina dan Amerika Serikat sepakat untuk mengintensifkan proses negosiasi guna mempercepat penyelesaian konflik yang telah berlangsung dengan Rusia.

Kesepakatan itu dicapai setelah pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Gedung Putih, Selasa (28/7/2026).

Kepala Kantor Kepresidenan Ukraina, Kyrylo Budanov, mengatakan kedua delegasi membahas secara mendalam langkah-langkah diplomatik dan keamanan untuk mewujudkan perdamaian yang adil.

"Kami telah mengadakan pembahasan mendalam mengenai langkah-langkah diplomatik dan keamanan yang diperlukan untuk mendekatkan tercapainya perdamaian yang adil," tulis Budanov melalui akun X, Selasa (28/7/2026).

Budanov menambahkan bahwa Ukraina dan Amerika Serikat memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya mengakhiri perang secepat mungkin melalui jalur diplomasi.

"Bersama mitra-mitra kami dari Amerika Serikat, kami memiliki pemahaman yang jelas mengenai perlunya mengakhiri perang secara cepat dan adil. Kami sepakat untuk mengintensifkan proses negosiasi di semua tingkatan," ujarnya.

Sementara itu, dari pihak Rusia, Presiden Vladimir Putin sebelumnya menyatakan harapannya agar dialog dengan Amerika Serikat mengenai konflik Ukraina dapat dilanjutkan setelah pembahasan terkait Iran memasuki tahap yang lebih stabil.

Putin juga menyampaikan Rusia siap melanjutkan negosiasi dan membahas berbagai isu yang sebelumnya dibicarakan dalam pertemuan di Anchorage, Alaska, pada Agustus 2025.

Di sisi lain, Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menegaskan bahwa Rusia tetap terbuka terhadap penyelesaian damai atas konflik di Ukraina.

Meski demikian, Peskov menambahkan Rusia juga mengklaim memiliki kemampuan untuk melanjutkan operasi militernya apabila penyelesaian diplomatik belum tercapai.

Kesepakatan antara Ukraina dan Amerika Serikat untuk mempercepat negosiasi menjadi sinyal terbaru adanya upaya diplomatik yang terus dilakukan berbagai pihak guna mencari jalan keluar atas konflik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.***


Editor : JakaPermana