Zelensky Klaim Sepakat Bertemu Trump di New York, Bahas Deeskalasi Ukraina
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan telah sepakat bertemu Donald Trump di New York di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID– Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan telah sepakat bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di New York di sela-sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Zelensky menyampaikan kesepakatan tersebut setelah melakukan percakapan dengan Trump melalui telepon pada Minggu (20/9).
"Saya baru saja berbicara dengan Presiden Trump @POTUS. Percakapan penting dan kami membahas banyak hal. Kami sepakat bertemu di New York dan pertemuan ini dapat mengubah banyak hal. Ada momentum diplomatik," kata Zelensky melalui X.
Dalam percakapan tersebut, Zelensky mengatakan dirinya memiliki sejumlah gagasan terkait langkah deeskalasi situasi di Ukraina. Ia juga menyebut isu keamanan energi dan pangan sebagai bagian dari pembahasan.
Menurut laporan Reuters, Zelensky menyatakan proses perdamaian tetap menjadi prioritas utama Ukraina dan mengatakan pihaknya siap mengambil langkah serius dalam upaya deeskalasi.
Pertemuan Zelensky-Trump Dipersiapkan
Rencana pertemuan antara Zelensky dan Trump sebelumnya telah disiapkan oleh pemerintah Ukraina.
Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha pada 17 September mengatakan Kyiv sedang mempersiapkan kemungkinan pertemuan kedua pemimpin tersebut di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York.
Kepala Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina Rustem Umerov juga mengatakan pertemuan tersebut kemungkinan berlangsung pada Selasa, menurut laporan Axios.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Ukraina menyatakan pada awal September bahwa pertemuan tatap muka Zelensky dan Trump telah disepakati secara awal untuk berlangsung pada akhir September. New York menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan karena keduanya dijadwalkan menghadiri rangkaian Sidang Majelis Umum PBB.
Sidang Umum PBB Digelar di New York
Sesi ke-81 Majelis Umum PBB secara resmi dibuka pada 8 September 2026. Rangkaian High-Level Week berlangsung pada 22-29 September di Markas Besar PBB, New York.
Debat umum tingkat tinggi dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan dilanjutkan pada 28 September. Forum tersebut mempertemukan para kepala negara, kepala pemerintahan, serta pejabat tinggi negara anggota PBB untuk menyampaikan pandangan dan prioritas masing-masing.
Rusia dijadwalkan diwakili Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov yang akan menyampaikan pidato pada 26 September.
Pertemuan Zelensky dan Trump, jika terlaksana sesuai rencana, akan berlangsung di tengah upaya diplomatik terkait perang Rusia-Ukraina serta pembahasan mengenai langkah deeskalasi dan isu keamanan yang berkaitan dengan konflik tersebut.***
Editor : JakaPermana

