Umi Oded Bagikan Empat Jurus Bangun Keutuhan Keluarga
Ketua PKK Kota Bandung Siti Muntamah Oded mengatakan, keutuhan sebuah keluarga sebenarnya bisa dibina dan dipupuk. Dia menyebutkan, ada beberapa komponen dalam membangun keutuhan keluarga yang berkualitas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Ketua PKK Kota Bandung Siti Muntamah Oded mengatakan, keutuhan sebuah keluarga sebenarnya bisa dibina dan dipupuk. Dia menyebutkan, ada beberapa komponen dalam membangun keutuhan keluarga yang berkualitas.
Komponen pertama yang harus diperhatian seorang ibu yakni selalu menghadirkan cinta di dalam keluarganya. Sebab, dalam mendidik anak-anak menjadi saleh dan salehah sangat diperlukan rasa cinta.
"Fungsi cinta yang harus hadir dalam keluarga, sehingga tidak akan ada pengaruh negatif diluar rumah yang mengubah karakter, apa lagi di era modernisasi seperti saat ini," kata Siti saat talkshow memperingati Hari Ibu di Bandung, Rabu (4/12/2019).
Perempuan yang akrab disapa Umi itu menyebutkan komponen kedua yakni seorang ibu harus memiliki rasa tanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab dalam menyelesaikan segala tugas utama seorang ibu.
"Selanjutnya ialah tanggung jawab. Perempuan harus menjalankan semua kewajibannya baik menjadi ibu maupun istri. Harus berdasarkan tanggung jawab sehingga segala sesuatu berjalan dengan baik," ucapnya.
Komponen selanjutnya yakni rasa hormat yang relatif penting dalam menjaga hubungan keluarga. Dalam keluarga, harus saling menutupi kekurangan anggota keluarganya yang lain.
"Ketiga adalah menghormati. Ini merupakan sesuatu hal yang penting dalam menjaga hubungan. Seorang ibu harus menjadi pakaian bagi anaknya, seorang istri harus menjadi pakaian bagi suaminya, begitupun sebaliknya," ujarnya.
Terakhir yakni pengetahuan atau knowledge. Tidak akan ada rasa cinta kalau di dalamnya tidak ada pengetahuan. Maka dari itu, menjadi perempuan hebat harus memiliki pengetahuan yang luas.
"Hari ini, kita dihadapkan dengan era 4.0, manusia sudah melekat dengan yang namanya digitalisasi, maka dari itu, kita harus terus menambah pengetahuan kita," katanya. (Yogo Triastopo)
Editor : Doni Ramdhani

