Umuh Muchtar : Jangan Salahkan Bobotoh
Manajer Persib, Umuh Muchtar menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh warga Jawa Barat atas aksi yang dilakukan Bobotoh saat timnya dikalahkan Malut United.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Manajer Persib, Umuh Muchtar menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh warga Jawa Barat atas aksi yang dilakukan bobotoh saat timnya dikalahkan Malut United.
Pasalnya setelah pertandingan, para bobotoh turun ke jalan dan seolah merayakan Persib juara hingga menyebabkan beberapa ruas jalan menjadi padat dan macet.
Umuh Muchtar memastikan tidak bisa menyalahkan bobotoh. Sebab para pendukung fanatik Persib ini memperkirakan timnya bisa mengalahkan Malut United dan menjadi juara.
Namun pada kenyataannya, Persib Bandung kalah dengan skor 0-1. Sehingga tim Maung Bandung ini harus menunda untuk merayakan gelar juara.
“Saya tidak menyalahkan bobotoh, tidak disalahkan karena mereka sudah punya keyakinan juga. Pasti menang, ataupun draw lah, bobotoh pasti sama, nah mungkin kemarin semua pengamat bilang Persib bisa menang, saya selalu pikir ini akan menang,” ungkap Umuh Muchtar.
Meski demikian, ia harus menerima dengan lapang dada kekalahan tersebut. Diharapkan gelar juara bisa didapatkan ketika Persib menjamu Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Bandung, Jumat, 9 Mei 2025.
“Mudah-mudahan di GBLA kita dapat poin penuh,” harapnya.
Lebih lanjut, Umuh menyampaikan permohonan maafnya kepada warga Jawa Barat atas aksi yang dilakukan para bobotoh ini.
“Ya, mohon maaf lah kepada semua warga yang merasa terganggu dengan bobotoh karena bobotoh sudah merasa pasti menang, jangankan di sana, di tempat saya saja di sini motor gandengnya bukan main,” katanya.
Ia juga kembali memohon maaf apabila di kemudian hari, aksi serupa dilakukan bobotoh. Sebab peluang Persib untuk menyabet gelar juara sangat besar.
Persib hanya membutuhkan dua poin tambahan atau satu kemenangan dari tiga laga sisa di Liga 1 musim ini. Baik itu saat menghadapi Barito Putera, Persita Tangerang maupun Persis Solo.
“Ya mohon maaf bapak bapak ibu ibu yang merasa terganggu, dan berjiwa lah Persib dan bobotoh, ikut senang saja lah, karena euforia dari bobotoh, sekali lagi mohon maaf. Apalagi nanti kalau hasilnya menang, pasti ini makin gila-gilaan, mohon maaf, untuk saya jangan dipermasalahkan lah, setahun sekali euforia asal jangan lalu lintas orang yang punya kepentingan. Misalkan ada orang yang lagi sakit mau ke rumah sakit ya itu harus ditolong. Saya yakin kalau ada ambulan atau urgent, bobotoh mengerti,” pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti

