Update Korban KMP Virgo Transport 8: 64 Tewas, 71 Orang Masih Hilang
Update terbaru pencarian korban KMP Virgo Transport 8 di hari ke-14. Tim SAR gabungan temukan 64 korban tewas dan masih mencari 71 orang lainnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Memasuki hari ke-14 operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8, tim gabungan terus memaksimalkan pencarian korban yang masih hilang.
Berdasarkan pembaruan data terkini, puluhan penumpang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya masih dalam pencarian.
Berdasarkan data Basarnas per Sabtu (26/9) malam, dari total 243 penumpang yang berada di atas KMP Virgo Transport 8, sebanyak 172 orang telah ditemukan. Rinciannya, 108 penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, 64 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 71 orang sisanya masih terus dicari.
Disiapkan Dua Kapal Berfasilitas Kontainer Pendingin Jenazah
Untuk mengantisipasi ditemukannya korban dalam jumlah banyak selama proses penyelaman di badan kapal, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengerahkan armada pendukung khusus di area Ring 1 pencarian.
Dua Kapal Negara (KN) kenavigasian telah disiagakan dan dilengkapi dengan reefer container atau kontainer pendingin khusus sebagai penampungan sementara jenazah. Kapal tersebut adalah KN Kunyit dari Distrik Navigasi Banjarmasin dan KN Miang Besar dari Distrik Navigasi Samarinda.
Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin, Hary Bowo Seno Putro, menjelaskan bahwa armada tambahan tersebut disiapkan guna mempercepat serta mengoptimalkan penanganan evakuasi di lapangan.
"Apabila dalam proses penyelaman ditemukan korban dalam jumlah cukup banyak, KN Kunyit telah kami siapkan sebagai unsur pendukung di Ring 1. Kapal ini telah dilengkapi reefer container untuk mendukung penanganan dan penampungan sementara jenazah sebelum proses evakuasi lebih lanjut," ungkap Hary.
Penyelaman Fokus pada Badan Kapal
Selain armada berfasilitas pendingin, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga menyiagakan KN Grantin P.211 dari Pangkalan PLP Tanjung Perak untuk membantu penyisiran lokasi dan keselamatan navigasi.
Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak, Capt. Rusmanu, menegaskan bahwa seluruh unsur terus bersinergi dengan fokus utama pada proses penyelaman di badan KMP Virgo Transport 8, pencarian korban, dan integrasi pemutakhiran data.
"Dalam setiap pelaksanaannya, kami tetap memastikan kesiapan dan keselamatan personel maupun sarana operasi sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan tugas," tegas Rusmanu.
Operasi SAR Gabungan ini turut diperkuat oleh unsur armada laut lainnya seperti KN SAR Pacitan, KN SAR Kamanjaya, KRI GNR 332, KRI Sultan Iskandar Muda, serta pantauan udara menggunakan helikopter milik Basarnas dan TNI Angkatan Laut.
Editor : Firda Rachmawati

