INILAH, Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin menuding Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait video berbahasa Mandarin yang isinya kampanye untuk memilih Jokowi.
Video tersebut beredar viral di dunia Maya. Jubir TKN Ruhut Sitompul menyebut selama ini segala bentuk kampanye hitam terhadap Jokowi, acap kali diketahui didalangi oleh oknum Prabowo-Sandi.
"Ini karena mereka yang biasanya begitu. Pokoknya yang jelas kami nggak membuat video itu," tegas Ruhut kepada INILAHCOM, Jakarta, Selasa (19/2).
Ia mengaku tak khawatir dengan segala bentuk kampanye hitam yang menyerang Jokowi-Maruf Amin. Pasalnya, menurut Ruhut, elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 ini justru semakin menanjak mengalahkan rivalnya, Prabowo-Sandi.
"Tapi kami lihat Pak Jokowi semakin diapa-apain semakin tinggi elektabilitasnya. Ini semua karena Pak Jokowi orang baik," pungkas dia.
Diketahui, tayangan video berbahasa Mandarin yang mengajak untuk memilih pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin beredar luas di medsos dan perpesanan instan belakangan ini.
Video berbahasa Mandarin itu menyosialisasikan bahwa pemilih nantinya akan menerima lima surat suara, antara lain memilih caleg DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD dan calon Presiden serta Wakil Presiden RI.
Saat menunjukkan surat suara capres dan cawapres, video itu lalu menonjolkan gambar Jokowi-Maruf Amin. Gambar tersebut lalu tampak dicoblos tepat di tengahnya yang bertuliskan angka 01 dalam video.