Polisi Cocokkan DNA Jurnalis yang Hilang dengan Jenazah yang Ditemukan di Enggano

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Hutapea mengatakan, saat ini pihaknya sedang dalam proses pencocokan data DNA keluarga rombongan jurnalis dan kru.

Polisi Cocokkan DNA Jurnalis yang Hilang dengan Jenazah yang Ditemukan di Enggano
Petugas pencarian jurnalis yang hilang di Selat Sunda. (antara)

INILAHKORAN.ID - Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Hutapea mengatakan, saat ini pihaknya sedang dalam proses pencocokan data DNA keluarga rombongan jurnalis dan kru kapal yang hilang di Selat Sunda dengan jenazah tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu.

Maruli menegaskan, pencocokan data DNA tersebut dilakukan Tim DVI Biddokkes Polda Bengkulu.

"Kami sudah berikan data antemortem ke Polda Bengkulu dan saat ini masih menunggu hasilnya," kata Maruli dikutip dari Antara, Selasa (15/9/2026).

Meski belum menjelaskan secara rinci siapa saja dan kapan sampel dari keluarga penumpang kapal itu diserahkan, namun Maruli menegaskan pihaknya segera merespons dengan menjalin koordinasi intensif dengan Polda Bengkulu setelah mendapatkan informasi terkait temuan jenazah di Pulau Enggano ini.

"Langsung respon cepat berkoordinasi dengan Polda Bengkulu, setelah mendapatkan info terkait temuan mayat," ujarnya.

Hasil dari pencocokan DNA tersebut dinilai penting untuk memastikan apakah jenazah pria yang terdampar di Enggano merupakan bagian dari delapan penumpang kapal cepat Arupadathu 1.

Terkait jenazah tanpa identitas itu secara spesifik dilaporkan ditemukan di pesisir Sawang Bengkok, Desa Khayapu, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, pada Sabtu (12/9/2026) oleh Kantor SAR Bengkulu dan warga setempat.

jenazah itu kemudian dievakuasi dari Pulau Enggano menuju Kota Bengkulu menggunakan pesawat udara Susi Air, Senin (14/9/2026) untuk kepentingan proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Masih menunggu hasilnya. (semoga ada titik terang) Amien," tambahnya. 


Editor : Doni Ramdhani