Empat Belas Jenazah Masih Diproses DVI Polda Jabar, Delapan Jalani Pemeriksaan DNA di Rumah Sakit

Sebanyak 14 kantong jenazah korban bencana hingga saat ini masih menjalani proses identifikasi Tim Disaster Victim Identification DVI Polda Jabar. Sebagian di antaranya memerlukan pemeriksaan lanjutan berupa tes DNA.

Empat Belas Jenazah Masih Diproses DVI Polda Jabar, Delapan Jalani Pemeriksaan DNA di Rumah Sakit
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, dari 14 kantong jenazah tersebut empat ditempatkan di RSUD Cibabat dan empat lainnya di RS Sartika Asih. Sementara, sisanya masih berada di Pos DVI Polda Jabar. (adam husein)

INILAHKORAN.ID - Sebanyak 14 kantong jenazah korban bencana hingga saat ini masih menjalani proses identifikasi Tim Disaster Victim Identification DVI Polda Jabar. Sebagian di antaranya memerlukan pemeriksaan lanjutan berupa tes DNA.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, dari 14 kantong jenazah tersebut empat ditempatkan di RSUD Cibabat dan empat lainnya di RS Sartika Asih. Sementara, sisanya masih berada di Pos DVI Polda Jabar.

“Penempatan di rumah sakit dilakukan karena jenazah tersebut memerlukan pemeriksaan DNA. Proses DNA memang membutuhkan waktu,” kata Hendra.

Ia menjelaskan, pemeriksaan DNA menjadi langkah yang harus ditempuh terutama pada jenazah dengan kondisi tertentu. Termasuk yang ditemukan dalam bentuk bagian tubuh maupun korban anak-anak.

“Untuk beberapa kasus masih bisa dikenali melalui sidik jari, namun ada juga yang harus melalui DNA dengan pembanding dari keluarga,” ujarnya.

Menurut Hendra, waktu pemeriksaan DNA bervariasi, namun hasil paling cepat umumnya dapat diketahui dalam waktu sekitar 14 hari.

Terkait data orang hilang, Hendra menyebutkan Pos DVI Polda Jabar telah mengumpulkan data antemortem dari 108 orang yang dilaporkan hilang. Data tersebut meliputi data medis, foto, data elektronik, serta keterangan keluarga sebagai pembanding.

“Hingga saat ini belum ada penambahan laporan orang hilang. Data masih di angka 108,” katanya.

Ia menegaskan, proses identifikasi akan terus dilakukan hingga seluruh korban berhasil dipastikan identitasnya dan Pos DVI Polda Jabar akan tetap memberikan pelayanan selama diperlukan.


Editor : Doni Ramdhani