Viral Pejalan Kaki Terluka Kena Besi Reklame Rokok di Bandung, Netizen Geram
Bagian besi tajam yang menonjol dari konstruksi reklame diduga menjadi penyebab kepala pejalan kaki tersebut terluka.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sebuah unggahan dari akun base media sosial Bandung Fess (@BaseBDG) menjadi viral setelah menampilkan seorang pejalan kaki yang mengalami luka di kepala akibat terkena besi tajam dari papan reklame rokok di kawasan Bandung, Jawa Barat.
Dalam unggahan yang beredar pada 9 Februari 2026, disebutkan bahwa insiden tersebut terjadi saat korban melintas di trotoar sekitar Antapani. Bagian besi tajam yang menonjol dari konstruksi reklame diduga menjadi penyebab kepala pejalan kaki tersebut terluka.
Peristiwa ini memicu reaksi warganet yang menilai fasilitas pejalan kaki di kota Bandung masih belum sepenuhnya aman.
Foto yang beredar memperlihatkan posisi reklame yang berdiri tepat di jalur pedestrian, dengan ujung besi berada pada ketinggian yang rawan mengenai kepala orang yang melintas. Korban tampak duduk di trotoar sambil memegangi bagian kepala setelah mengalami luka.
Unggahan tersebut menuai ribuan respons dan dibagikan ulang ratusan kali. Banyak warganet mendesak pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun pengelola reklame, untuk segera melakukan penertiban dan perapihan konstruksi reklame yang berpotensi membahayakan keselamatan pejalan kaki.
"Ni bandung ni emang tatanan kotanya k***l, udh lah kalo malem gelap bgt, trotoar kaga pada layak, skrg ketambahan begini tu ni kota mau dibawa kemana si?," tulis salah seorang warganet
Sejumlah komentar juga menyoroti hak pejalan kaki atas ruang publik yang aman dan nyaman. Warganet menilai keberadaan tiang reklame dengan besi tajam di jalur trotoar melanggar prinsip keselamatan dan menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap fasilitas publik.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pemerintah kota Bandung maupun instansi terkait mengenai tindak lanjut insiden tersebut. Namun, desakan publik agar reklame di trotoar segera ditertibkan semakin menguat seiring viralnya unggahan tersebut.
Editor : Firda Rachmawati

