Viral Rekaman Udara Ungkap Penyebab Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan Tibet
Rekaman udara ungkap penyebab banjir bandang dahsyat di Nepal dan Tibet. Longsoran es memicu danau glasial meluap hingga menerjang kawasan hilir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Misteri di balik penyebab timbulnya banjir bandang dahsyat yang menghancurkan kawasan perbatasan Nepal dan Tibet akhirnya mulai terkuak.
Sebuah unggahan video dari udara yang diunggah oleh akun @photographer_on_bike di media sosial Threads menjadi viral usai memperlihatkan secara jelas detik-detik terjadinya fenomena alam yang memicu air bah tersebut.
Dalam rekaman dari dalam helikopter tersebut, terlihat permukaan air danau es (glacial lake) mengalami penurunan drastis secara mendadak.
Sementara di area tebing bawahnya, tampak muntahan air bercampur material es mengalir deras membelah celah bebatuan. Fenomena inilah yang dikenal sebagai Glacial Lake Outburst Flood (GLOF) atau jebolnya danau glasial.
Kronologi dan Mekanisme Terjadinya Bencana GLOF
Berdasarkan analisis visual dan kejadian serupa di kawasan Himalaya, bencana destruktif ini terjadi melalui lima tahapan utama:
Runtuhnya Es/Batu (Ice/Rock Avalanche): Bongkahan besar glasisar atau batuan tebing di atas danau runtuh akibat ketidakstabilan struktur.
Hantaman ke Danau (Impact with Glacial Lake): Longsoran es jatuh menghantam danau dengan kekuatan besar, memindahkan volume air dalam jumlah masif hanya dalam hitungan detik.
Gelombang Tsunami Danau (Giant Displacement Wave): Benturan tersebut menciptakan gelombang raksasa yang melompati dan merusak benteng/tanggul alami danau.
Aliran Bah ke Hilir (Flood Surge Downstream): Air bercampur es, batu, dan sedimen meluncur deras menyusuri lembah sempit dengan kecepatan tinggi.
Kehancuran Jalur Aliran (Destruction in Its Path): Gelombang bah menghancurkan jembatan, jalanan, bangunan, serta pemukiman warga di kawasan hilir.
Alasan Mengapa Bencana Ini Sangat Mematikan
Aliran air bah hasil jebolan danau glasial memiliki daya hancur luar biasa. Selain membawa volume air yang sangat besar dalam hitungan detik, kecepatan alirannya di lembah sempit dapat mencapai 50 hingga 80 km/jam.
Arus deras ini membawa puing-puing berat seperti batu batuan besar, gelondongan kayu, hingga bongkahan es.
Apalagi, jangkauan hempasannya mampu menerjang puluhan kilometer hingga ke area pemukiman warga di sepanjang aliran sungai perbatasan Nepal-Tibet.
Editor : Firda Rachmawati

