Wabup Natuna: Banyak Warga Tinggalkan Kota Ranai karena Takut Virus Corona
Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengemukakan banyak warganya meninggalkan Kota Ranai karena merasa takut terinfeksi virus Corona. Seperi diketahui, Natuna merupakan tempat karantina warga negara Indonesia (WNI) yang baru dipulangkan dari Wuhan, China.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Natuna- Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengemukakan banyak warganya meninggalkan Kota Ranai karena merasa takut terinfeksi virus Corona. Seperi diketahui, Natuna merupakan tempat karantina warga negara Indonesia (WNI) yang baru dipulangkan dari Wuhan, China.
"Akses untuk meninggalkan Kota Ranai itu ada sehingga cukup banyak warga menggunakan Kapal Bukit Raya menuju pulau-pulau lainnya," kata Ngesti, saat dihubungi ANTARA dari di Tanjungpinang, Rabu (5/2/2020).
Kota Ranai adalah Ibu Kota Kabupaten Natuna yang saat ini dijadikan tempat isolasi bagi WNI yang baru dievakuasi dari Wuhan, China.
Ia mengatakan warga meninggalkan Ranai didorong oleh surat edaran Sekretariat Pemkab Natuna yang meliburkan pelajar mulai 3-17 hari atau selama WNI dari Wuhan dikarantina selama 14 hari di Hanggar Lanud Raden Sajad, Ranai.
"Surat itu sudah dicabut, namun warga sudah terlanjur berangkat membawa keluarganya," katanya.
Selain itu, warga meninggalkan Ranai juga disebabkan musim panen cengkih di sejumlah pulau. Para pemilik kebun cengkih membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak.
"Sekarang lagi panen cengkih. Jadi banyak warga yang bekerja di pulau-pulau selama musim panen," katanya.
Ngesti menegaskan warga meninggalkan Natuna karena tiga alasan itu sehingga bukan informasi hoaks. Kondisi itu sesuai fakta yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi Natuna sendiri, kata dia, mulai hari ini membaik. Situasi tidak lagi mencekam seperti beberapa hari sebelumnya.
Aktivitas perdagangan, dan pemerintahan berjalan lancar setelah pemerintah pusat berhasil meyakinkan warga bahwa WNI yang dikarantina di Natuna merupakan orang-orang yang sehat.
"Mulai hari ini aktivitas warga seperti biasa, semakin membaik," demikian Ngesti Yuni Suprapti.
Editor : Bsafaat

