Wahana Permainan Anak Terbakar, Damkar Kerahkan Tiga Unit Mobil Pemadam

Wahana permainan anak-anak di Playland City Garden, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, terbakar. 

Wahana Permainan Anak Terbakar, Damkar Kerahkan Tiga Unit Mobil Pemadam
Gedung wahana permainan anak terbakar akibat korsleting listrik. (nila kusuma)

INILAHKORAN.ID - wahana permainan anak-anak di Playland City Garden, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, terbakar. 

Api menjilati wahana permainan anak seluas 1.500 meter dan berhasil dipadamkan setelah 90 menit. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik.

Berdasarkan pemantauan api membakar wahana permainan seluas 1.500 meter sekitar pukul 12.00 WIB di dalam gedung bagian belakanh. Api kemudian semakin membesar menjalar kedepan gedung. Untung saja tidak lama kemudian mobil petugas pemadam kebakaran sebanyak tiga unit datang dan langsung melakukan prosses pemadaman.

"Kami mendapat laporan dan langsung sampai dilokasi kebakaran sekitar lima menit setelah mendapat laporan. Sebelumnya memang terlihat api semakin membesar, namun karena kami sudah datang api kemudian bisa dipadamkan dan tidak menjalar ketempat lain," Kepala BPBD Karawang Usep Supriatna, Jumat (28/8/26).

Menurut Usep, petugas Damkar yang datang langsung menghambat api agar tidak merambat kebagian depan gedung. Petugas berupaya memadamkan api yang menjalar kedepan. Setelah api mulai bisa dipadamkan kemudian petugas baru memadamkan api dibagian belakang. 

"Sekitar 90 menit api baru bisa dipadamkan dan tidak terlihat lagi percikan api," katanya.

Usep mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik yang ada diruang permainan anak. Percikan api terus membesar hingga membakar tempat permainan anak. 

"Dugaan sementara karena arus pendek. Tapi kami melakukan pemeriksaan lagi untuk memastikan penyebabnya," katanya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian masih dalam perhitungan pemilik gedung hingga belum bisa ditaksir. Meski begitu sejumlah alat permainan anak rusak karena terbakar. 

"Masih dihitung dan persisnya kami belum tahu," katanya.  


Editor : Doni Ramdhani