Dua Rumah di Tamansari Kota Tasikmalaya Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
Dua rumah di Tamansari Kota Tasikmalaya ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik. Kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta dan tidak ada korban jiwa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Dua rumah warga di Kampung Rahayu I, RT 001/RW 001, Kelurahan Sukahurip, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, ludes terbakar pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 11.20 WIB.
Dua rumah tersebut masing-masing milik Endeng Syarif dan H Hafid. Kebakaran diduga dipicu Korsleting Listrik yang kemudian membuat api dengan cepat membesar.
Lokasi rumah yang berada di kawasan padat penduduk dan berdempetan membuat kobaran api sempat mengancam bangunan di sekitarnya.
Petugas Damkar Kota Tasikmalaya menerima laporan sekitar pukul 11.30 WIB dan langsung menuju lokasi. Proses pemadaman turut dibantu BPBD Kota Tasikmalaya.
Kapolsek Tamansari AKP Nuraeni mengatakan, petugas berhasil memadamkan api sebelum merembet lebih luas ke rumah warga lainnya.
"Rumah tinggal, dua unit rumah, karena posisinya padat penduduk. Tapi alhamdulillah api sudah dipadamkan oleh Damkar dibantu BPBD," kata Nuraeni.
Menurut Nuraeni, dugaan sementara penyebab Kebakaran berasal dari Korsleting Listrik. Kendati demikian, penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan.
"Kejadiannya satu jam yang lalu. Kerugian belum bisa ditaksir, karena ini habis, dua bangunan besar, permanen," ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, Kebakaran berdampak terhadap dua keluarga yang tinggal di kedua rumah tersebut.
Warga Panik Selamatkan Penghuni yang Sakit
Ketua Karang Taruna Kecamatan Tamansari, Dzikri Badruzaman, mengatakan kepanikan sempat terjadi saat Kebakaran berlangsung. Warga berusaha menyelamatkan penghuni rumah, termasuk salah seorang warga yang sedang sakit.
"Sekitar jam 11-an, dugaan sementara dari Korsleting Listrik. Dua rumah warga. Yang satu keluarga lagi pengajian di Masjid Agung Tasikmalaya, yang satu lagi sakit, jadi warga panik karena harus menyelamatkan keluarga yang sakit itu," kata Dzikri.
Saat petugas pemadam Kebakaran tiba di lokasi, api sudah membesar. Petugas kemudian fokus memutus jalur rambatan api agar kobaran tidak menjalar ke bangunan lain.
"Pas pemadam datang kondisi api sudah besar, jadi memutus mata rantai apinya. Kalau tidak diputus apinya mungkin akan merembet ke yang lainnya karena rumahnya sambung menyambung. Ada empat rumah," ujarnya.
Dzikri menyebut dua rumah tersebut hampir seluruhnya terbakar. Perabotan rumah tangga hingga persediaan padi milik salah satu keluarga yang baru selesai panen juga ikut hangus.
Kerugian Kebakaran Ditaksir Rp500 Juta
Berdasarkan pendataan sementara, salah satu rumah yang terdampak merupakan milik Endeng Syarip (72). Rumah tersebut mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi dapat dihuni.
Dzikri memperkirakan total kerugian akibat Kebakaran dua rumah tersebut mencapai sekitar Rp500 juta.
"Taksiran kerugian itu dua rumah sekitar Rp500 juta," katanya.
Warga terdampak untuk sementara membutuhkan bantuan berupa sandang dan pangan.
Selain melakukan pemadaman dan suplai air, petugas BPBD Kota Tasikmalaya melakukan pendataan serta dokumentasi kerusakan di lokasi kejadian.
Petugas juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik di sekitar lokasi guna mencegah terjadinya bahaya lanjutan.***
Editor : JakaPermana

