Wah...Kok Mourinho Berharap Kebangkitan Man-U Segera Berakhir?

Jose Mourinho akhirnya buka mulut juga soal Ole Gunnar Solskjaer. Sayangnya, bukan mengapresiasi, dia malah menyebutkan kebangkitan Manchester United di tangan Ole Gunnar Solskjaer akan berakhir secep

Wah...Kok Mourinho Berharap Kebangkitan Man-U Segera Berakhir?
INILAH, Manchester - Jose Mourinho akhirnya buka mulut juga soal Ole Gunnar Solskjaer. Sayangnya, bukan mengapresiasi, dia malah menyebutkan kebangkitan Manchester United di tangan Ole Gunnar Solskjaer akan berakhir secepatnya.
 
Ole Gunnar Solskjaer menggantikan posisi Jose Mourinho sebagai pelatih Manchester United pada pertengahan Desember lalu. Dia mampu membawa Manchester United kini naik ke peringkat keempat Liga Primer. Padahal, saat dia dipecat, Jose Mourinho menyebutkan target masuk empat besar itu sangat sulit dicapai dan membutuhkan keajaiban.
 
Ole Gunnar Solskjaer hanya menderita sekali kalah sejak menangani Manchester United. Dia bahkan mampu menciptakan rekor baru, membawa Manchester United membukukan delapan kemenangan beruntun.
 
Hanya saja, performa Ole Gunnar Solskjaer tak menarik perhatian Jose Mourinho. Atau, kalau pun menarik perhatian, dia berharap itu akan segera berakhir. Itu pula yang dia sampaikan ketika mendapat pertanyaan apakah Ole Gunnar Solskjaer bisa mempertahankan kesuksesan awalnya di Manchester United. Mourinho menjawab dengan meyebutkan bahwa kebangkitan Manchester United sejak Solskjaer mengambil alih, akan segera berakhir.
 
Pelatih asal Portugal itu juga ditanya tentang pemecatan Claudio Ranieri di Fulham dan penunjukan Scott Parker sebagai penggantinya. "Bagi saya, respek saya atas kerja luar biasa Ranieri datang dari pencapaian hebat (memenangkan gelar juara bersama Leicester)," ujar Mourinho. "Lalu, dia pergi ke Prancis, menukangi Nantes, dia datang ke Liga Primer, dan setelah beberapa bulan dipecat," tambahnya.
 
Apakah Fulham akan mendapatkan pelatih yang lebih baik dari Ranieri? Mourinho tak meyakininya. Terlebih, karena dari segi pengalaman, Scott Parker tak ada apa-apanya dibanding Ranieri.
 
Tapi, dalam sepak bola, tak ada yang tak mungkin. Dia pun kemudian membandingkannya dengan Manchester United.
 
"Kadang-kadang di sepak bola --contohnya pada mantan klub saya juga-- terjadi perubahan seketika. Saya tak pervaya dengan perubahan ini akan bertahan lama, tapi kadang-kadang itu langsung membuahkan hasil," tambahnya. 
 


Editor : inilahkoran