Waspadai Brain Rot pada Anak, NUVO Family Kampanyekan Minimal 30 Menit Main di Luar 

Di tengah meningkatnya waktu layar anak-anak akibat gawai dan pembelajaran digital, para ahli mulai mengkhawatirkan munculnya gejala brain rot, kondisi ketika otak anak mengalami kejenuhan akibat terlalu lama terpaku pada layar.

Waspadai Brain Rot pada Anak, NUVO Family Kampanyekan Minimal 30 Menit Main di Luar 

INILAHKORAN, Bandung – Di tengah meningkatnya waktu layar anak-anak akibat gawai dan pembelajaran digital, para ahli mulai mengkhawatirkan munculnya gejala brain rot, kondisi ketika otak anak mengalami kejenuhan akibat terlalu lama terpaku pada layar.

Fenomena ini ditandai dengan anak yang mudah bosan, sulit fokus, kehilangan semangat belajar, hingga menurunnya daya kreativitas. Salah satu cara sederhana untuk mencegahnya adalah mengajak anak lebih sering bermain di luar rumah dan berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar.

Kesadaran inilah yang mendorong Nuvo Family dari WINGS Group Indonesia menggelar kampanye “Nuvo Yuk, Main di Luar” di Lapangan Atletik Padjadjaran, Kota Bandung, Minggu 5 Oktober 2025. 

Ratusan siswa sekolah dasar tampak antusias mengikuti berbagai permainan edukatif dan motorik yang dirancang agar anak aktif bergerak sekaligus belajar menjaga kebersihan diri.

Selain menjadi ajang edukasi kesehatan, kegiatan ini juga menandai peluncuran produk baru Nuvo Family Wet Wipes Nature Protect, tisu basah antiseptik ramah anak yang aman digunakan sehari-hari.

Menurut Marketing Manager Personal Care Category WINGS Group, Mita Ardiani, menjaga kebersihan tubuh anak sama pentingnya dengan menjaga aktivitas fisik mereka.

Nuvo Family Wet Wipes Nature Protect hadir dengan empat keunggulan utama: aman untuk kontak dengan makanan, cocok untuk kulit bayi, bebas alkohol, dan efektif membunuh kuman dalam lima detik. Kami ingin membantu orang tua menjaga kebersihan anak di mana pun mereka bermain, terutama saat beraktivitas di luar ruangan," ujar Mita.

Sementara itu, Psikolog Anak, Remaja dan Keluarga Efnie Indrianie menegaskan, aktivitas fisik dan interaksi sosial sangat penting untuk kesehatan otak anak.

“Terlalu banyak waktu di depan layar membuat anak kehilangan stimulasi alami dari gerak, interaksi, dan eksplorasi lingkungan. Ini bisa memicu gejala brain rot,” jelas Efnie.

“Orang tua perlu menerapkan strategi ABCDE: Atur durasi bermain gawai, Bimbing anak, Cerita bersama, Diet sehat dengan protein, dan Eksplorasi kegiatan luar rumah," imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak dari lima sekolah dasar di Bandung mengikuti Nuvo Challenge, kompetisi permainan motorik seperti word ball game, merangkak melewati net, menyusun puzzle, melompati rintangan bergambar, hingga mini wall climbing. Aktivitas ini dirancang untuk menstimulasi koordinasi tubuh dan daya fokus anak tanpa ketergantungan pada layar digital.

Brand Ambassador Nuvo Family, Dion Wiyoko, juga mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan hidup bersih untuk menunjang kesehatan anak.

“Biasakan mandi dua kali sehari dan membersihkan tangan setelah bermain. Sekarang sudah ada Nuvo Family Wet Wipes Nature Protect yang aman untuk anak dan praktis dibawa ke mana saja,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Kasi Kelembagaan dan Peserta Didik Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Bandung, Risman Al Isnaeni, yang menilai kegiatan ini relevan dengan upaya mencetak generasi sehat dan tangguh.

“Kami mengapresiasi Nuvo Family yang bukan hanya mendorong anak aktif bergerak, tapi juga menanamkan kebiasaan hidup bersih. Ini sejalan dengan misi kami membentuk Anak Indonesia Hebat,” katanya.

Melalui kampanye “Nuvo Yuk, Main di Luar”, Nuvo Family mengajak keluarga Indonesia mencegah brain rot dengan cara sederhana namun efektif: mengembalikan kebiasaan bermain di luar minimal 30 menit setiap hari, menjaga kebersihan tubuh, dan membatasi waktu layar anak.

Keseimbangan antara gerak, kebersihan, dan interaksi sosial menjadi kunci menjaga kesehatan otak anak di era digital.  


Editor : Ahmad Sayuti