West Java Expo 2024, 120 Delegasi Asing Terkonfirmasi Hadir, Pemprov Jabar Bidik Transaksi Rp70 Miliar

Sebanyak 120 delegasi asing sudah terkonfirmasi akan hadir di gelaran West Java Expo 2024 yang digelar Pemprov Jabar selama tiga hari pada 11-13 Oktober 2024 di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat.

West Java Expo 2024, 120 Delegasi Asing Terkonfirmasi Hadir, Pemprov Jabar Bidik Transaksi Rp70 Miliar
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar Noneng Komara Nengsih mengungkapkan, mereka yang sudah terkonfirmasi hadir yakni dari Filipina, Johor Malaysia, Vietnam, Mesir, Kamerun, Cina dan Papua Nugini dari 500 pembeli potensial yang diundang untuk hadir di West Java Expo 2024. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Sebanyak 120 delegasi asing sudah terkonfirmasi akan hadir di gelaran West Java Expo 2024 yang digelar Pemprov Jabar selama tiga hari pada 11-13 Oktober 2024 di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar Noneng Komara Nengsih mengungkapkan, mereka yang sudah terkonfirmasi hadir yakni dari Filipina, Johor Malaysia, Vietnam, Mesir, Kamerun, Cina dan Papua Nugini dari 500 pembeli potensial yang diundang untuk hadir di West Java Expo 2024.

Harapannya, mereka yang hadir pada West Java Expo 2024 itu berminat untuk melakukan transaksi langsung terhadap 120 produk unggulan teknologi mesin pengolahan dan makanan yang ditawarkan industri dari Jabar.

"Itu baru sampai saat ini. (Target) PKJB sampai Rp15 miliar ya, harapannya lebih dari itu ya apalagi dengan potensial buyer mungkin bisa sampai Rp70 Miliar," ujar Noneng dalam Bewara Jawa Barat (BEJA) Volume 11, bertema West Java Expo 2024 di Pelataran Depan Gedung Setda A Pemprov Jabar, Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa 8 Oktober 2024.

Tidak hanya itu, dalam pameran diversifikasi produk yang diharapkan mampu menyerap lima ribu masyarakat ini kata dia, juga diikuti 25 kabupaten/kota dari Jabar.

Dimana akan dipamerkan produk subtitusi sumber pokok selain beras dan terigu, kepada masyarakat dan delegasi asing. Terlebih produk tersebut telah melalui proses kurasi dan siap ekspor, serta dikembangkan secara luas.

"Supaya apabila ada yang punya modal dan ingin mengembangkan usaha ini, itu tertarik pada usaha ini bisa menginvestasikan modalnya," ucapnya.

Dalam West Java Expo 2024 turut dilakukan lomba diversifikasi produk pangan, konten kreatif dan lomba desain kemasan. Ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan inovasi IKM, supaya produk mereka semakin bersaing di pasar.

Apalagi pembeli potensial yang diperkirakan hadir cukup banyak, tidak hanga luar negeri, tetapi juga dari nasional, salah satunya Papua.

"Ini usaha kita untuk mempertemukan produk-produk yang kita miliki dengan buyer," tuturnya. 


Editor : Doni Ramdhani