WHO Tetapkan Cacar Monyet Jadi Wabah Global, Waspada Ini Gejala Awalnya

WHO tetapkam cacar monyet jadi wabah global. Simak gejala awal yang terjadi pada penderita cacar monyet.

WHO Tetapkan Cacar Monyet Jadi Wabah Global, Waspada Ini Gejala Awalnya
Ilustrasi Wabah Cacar Monyet, gejala awal

INILAHKORAN, Bandung - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah cacar monyet (monkeypox) sebagai darurat kesehatan global. Dengan begitu, masyarakat menyadari langkah pencegahan maupun penanganannya

Ahli alergi dan imunologi penyakit menular NYU Langone Health, Purvi Parikh mengamati peningkatan kasus secara global. Parikh yang juga ingin memastikan bahwa semua orang menyadari gejala dan risikonya.

"Penting untuk mengetahui kapan Anda harus mencari pengobatan atau mengetahui kapan telah terpapar untuk mendapatkan vaksin," ungkap Parikh seperti dilansir dari laman Eat This Not That, Minggu 31 Juli 2022.

Baca Juga: Polisi Temukan Tiket Palsu Dalam Pertandingan Persib VS Madura

Adapun gejala awal terasa seperti penyakit seperti flu, kelelahan, demam, dan batuk. Penderitanya juga bisa mengalami pembengkakan kelenjar getah bening.

Ruam 'cacar' yang khas adalah vesikel berisi cairan yang terlihat seperti lepuh bundar kecil. Itu bisa muncul di wajah, alat kelamin, atau kulit di bagian tubuh mana pun.

Jika telah terpapar, segera dapatkan vaksin melalui layanan kesehatan. Apabila memiliki gejala, beri tahu kontak dekat bahwa mungkin mereka juga telah terpapar terutama pasangan seksual.

Baca Juga: Polisi Selidiki Dugaan Aliran Dana ACT ke Partai Politik

Langkah Pencegahan Cacar Monyet

Tampaknya kontak seksual adalah bentuk penularan yang paling umum saat ini, meskipun melalui tetesan juga bisa menjadi salah satu faktornya. Gunakan perlindungan dengan pasangan seksual dan terus pakai masker di dalam ruangan.

Faktor-faktor berikut ini membuat orang rawan terkena cacar monyet:
- Punya banyak pasangan seksual
- Individu immunocompromised
- Bepergian ke daerah endemik di dunia yang memiliki tingkat cacar monyet yang tinggi. Kendati sebagian besar kontak baru-baru ini tidak terkait dengan cacar monyet.***


Editor : inilahkoran