10 Personel SAR Sisir Perairan Kalteng Usai Temukan 4 Jasad Korban KM Virgo
Tim SAR membagi 10 personel menjadi dua tim untuk menyisir perairan Kalimantan Tengah setelah menemukan empat jasad korban KM Virgo Transport 8.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan memperkuat penyisiran di perairan Kalimantan Tengah setelah kembali menemukan empat jasad korban KM Virgo Transport 8 pada hari ke-18 operasi SAR.
Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, sebanyak 10 personel akan dibagi menjadi dua tim untuk melakukan penyisiran ke arah kanan dan kiri dari lokasi penemuan jasad.
“Besok pagi akan melaksanakan pencarian. Ada 10 orang yang berangkat dibagi dua tim akan menyisir ke arah kanan dan ke arah kiri dari lokasi penemuan ini. Mudah-mudahan besok dari penyisiran juga akan mendapatkan hasil,” kata Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-18 kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu malam.
Empat jasad tersebut ditemukan di dua lokasi berbeda di Kalimantan Tengah. Satu jasad ditemukan di wilayah Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, sedangkan tiga jasad lainnya ditemukan di Sungai Teruntum, Kabupaten Seruyan.
Dengan penemuan terbaru tersebut, total jasad korban KM Virgo Transport 8 yang ditemukan di perairan Kalimantan Tengah mencapai 22 orang. Sebelumnya, sebanyak 18 korban telah ditemukan pada hari-hari berbeda selama operasi SAR.
Putu mengatakan, tim SAR gabungan dari Kantor SAR Palangka Raya, Polair, TNI AL, serta masyarakat lokal yang membantu menunjukkan jalur akan bermalam di lokasi penemuan jasad. Kondisi malam hari membuat tim tidak memungkinkan kembali dari lokasi.
Setelah proses penyisiran, empat jasad tersebut direncanakan dievakuasi menggunakan rubber boat dari sungai menuju muara Sungai Teruntum. Selanjutnya, jasad akan dipindahkan ke rigid inflatable boat (RIB) sebelum rubber boat ditarik menuju Kumai.
Dari Kumai, keempat jasad akan dibawa menuju Pangkalan Bun. Selanjutnya, jasad akan dibawa ke Bandara Pangkalan Bun untuk dievakuasi melalui jalur udara menuju Banjarmasin.
Putu mengatakan, proses evakuasi akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan kecepatan proses pengangkutan dari lokasi penemuan.
“Kalau memang rencana ini tidak berjalan atau korban yang dievakuasi tibanya sore di bandara, kemungkinan besok hari tidak bisa dilanjutkan evakuasi untuk tiga orang korban ini. Namun, satu orang korban kemungkinan bisa kita evakuasi besok,” katanya.
Menurut Putu, apabila proses pengangkutan dari Sungai Teruntum menuju Bandara Pangkalan Bun tidak berjalan sesuai rencana, proses evakuasi seluruh jasad dapat kembali disesuaikan, termasuk kemungkinan dilakukan pada Sabtu pagi.
Sementara itu, hingga hari ke-18 operasi SAR, Rabu (30/9) pukul 22.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 186 orang telah ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Rinciannya, 108 orang ditemukan selamat dan 78 orang meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 57 korban masih dalam proses pencarian.
Operasi SAR terus dilakukan dengan mengerahkan unsur laut, udara, darat, serta tim penyelam. Basarnas menyatakan pencarian tetap dioptimalkan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan keselamatan seluruh personel.***
Editor : JakaPermana

