Pemprov Jabar Kawal Penanganan Korban KM Virgo Transport 8, Santunan Disiapkan

Sebanyak 23 warga Garut menjadi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Sebanyak 11 selamat, 11 masih dicari, dan satu orang meninggal dunia.

Pemprov Jabar Kawal Penanganan Korban KM Virgo Transport 8, Santunan Disiapkan
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

INILAHKORAN.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat bergerak mengawal penanganan korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Langkah ini dilakukan, setelah diketahui sejumlah penumpang kapal nahas tersebut merupakan warga Kabupaten Garut.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, Pemprov Jabar tidak hanya memantau proses pencarian korban, tetapi juga memastikan keluarga korban mendapat perhatian, termasuk bagi korban yang meninggal dunia.

"Duka yang mendalam kami sampaikan kepada keluarga korban KM Virgo Transport 8 atas musibah tenggelamnya kapal tersebut," ujar Dedi dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).

Menurut Dedi, koordinasi intensif terus dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Garut untuk mempercepat penanganan seluruh korban, baik yang berhasil diselamatkan, masih hilang, maupun yang meninggal.

"Di antara para korban baik yang selamat maupun yang belum bisa ditemukan, ada yang berasal dari Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Untuk itu pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus melakukan koordinasi dengan jajaran Pemda Kabupaten Garut dalam upaya melakukan evaluasi termasuk memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal," ucapnya.

Data sementara Pemerintah Kabupaten Garut mencatat, 23 warga menjadi korban dalam insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Mayoritas korban berasal dari Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan.

Dari jumlah itu, 11 orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, 11 lainnya masih berada dalam daftar pencarian, sedangkan satu korban dipastikan meninggal dunia.

korban meninggal diketahui bernama Enjang. Sementara korban selamat masing-masing Rehan, Amo, Willy, Ehab, Akmal, M Iwan, Erik, Iki, M Agus, Fauzan, dan Fathir.

Adapun warga yang hingga kini belum ditemukan yakni Utep, Acim, Usep, Raden, Kiki, Agil, Rio, Hakim, Salbi, Aep, dan Ikhsan.

Pemerintah Kabupaten Garut kata dia, saat ini masih melakukan verifikasi identitas korban serta memperbarui data lapangan sembari berkoordinasi dengan tim pencarian dan instansi terkait.

Dedi juga mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi risiko kecelakaan, khususnya saat menggunakan moda transportasi laut.

"Semoga kita semua dijauhkan dari bencana dan semoga kita semua senantiasa waspada dalam setiap waktu," pungkasnya. 


Editor : Ahmad Sayuti