15 ABK KM Puteri Lancar Samudera Ditemukan Selamat, Tim SAR Gabungan Masih Buru 3 Korban Hilang

Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap Anak Buah Kapal (ABK) KM Puteri Lancar Samudera yang terbalik di perairan Indramayu.

15 ABK KM Puteri Lancar Samudera Ditemukan Selamat, Tim SAR Gabungan Masih Buru 3 Korban Hilang
Tim SAR gabungan saat menevakuasi salah seorang ABK yang hilang

INILAHKORAN.ID – Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap Anak Buah Kapal (ABK) KM Puteri Lancar Samudera yang terbalik di perairan Indramayu. 

Hingga Selasa (16/12/2025) pukul 17.20 WIB, sebanyak 15 ABK berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara 3 ABK lainnya masih dinyatakan hilang.

Sebelumnya, Tim SAR Gabungan melaporkan 8 ABK ditemukan selamat oleh KM Rahayu Jaya. Pencarian kemudian membuahkan hasil kembali pada pagi hari. Sekitar pukul 06.58 WIB, Tim SAR menerima informasi bahwa 5 ABK, yakni Yusman (42), Agus (21), Warsim (65), Dawud (26), dan H. Lancam (60), ditemukan selamat pada pukul 06.30 WIB oleh KM Rahayu Jaya dan langsung dievakuasi ke Pelabuhan Eretan.

Tak berhenti di situ, pada pukul 11.22 WIB Tim SAR Gabungan kembali menerima laporan temuan dua ABK lainnya. Sekitar pukul 11.00 WIB, Akim (40) dan Casim (52) ditemukan selamat oleh perahu pancing nelayan Karangsong di sekitar perairan Pulau Rakit.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan bahwa hingga pukul 17.10 WIB total korban selamat berjumlah 15 orang. Sementara itu, tiga ABK lainnya atas nama Darkum, Eri, dan Kasta masih dalam proses pencarian.

“Berdasarkan hasil debriefing bersama unsur SAR di lapangan dan pertimbangan teknis, operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali (pagi ini),” ujar Ade Dian Permana, Rabu (17/12).

Operasi pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Rabu (17/12/2025) mulai pukul 08.00 WIB. Sejumlah unsur SAR terlibat dalam operasi ini, di antaranya Basarnas Kantor SAR Bandung, Lanal Cirebon, Ditpolairud Polda Jabar, Satpolair Polres Indramayu, KPLP Indramayu, nelayan Eretan dan Karangsong, Tagana Indramayu, serta Karang Taruna Kabupaten Indramayu.


Editor : Ahmad Sayuti