Sudinkes Jakbar Temukan Suspek Hantavirus di 4 ABK yang Berlayar ke Somalia
Empat ABK yang sempat berlayar ke Somalia ditemukan suspek hantavirus di Jakbar, namun kini dinyatakan negatif.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini banyak masyarakat yang khawatir akan wabah hantavirus yang kabarnya telah masuk ke Indonesia.
Masyarakat hawatir hantavirus sama dengan pandemi Covid-19 yang telah menelan banyak korban meninggal dunia.
Kini, Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat (Jakbar) melaporkan temuan empat Anak Buah Kapal (ABK) yang berlayar ke Somalia sempat menjadi suspek hantavirus di wilayahnya.
"Pada 13 Mei 2026, RSUD Cengkareng melaporkan dugaan kasus suspek hanta sebanyak empat orang yang merupakan ABK yang berlayar ke Somalia," tutur Kepala Sudinkes Jakbar.
Pihaknya telah melakukan pemeriksaan hantavirus, malaria dan yellow fever (demam kuning) untuk memastikan lebih jelas.
"Hasil pemeriksaannya adalah negatif untuk penyakit hantavirus, yellow fever dan malaria," ujarnya.
Sudinkes Jakbar saat ini terus mengupayakan langkah-langkah antisipasi dan pengawasan sesuai pedoman pencegahan dan pengendalian penyakit hantavirus.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan, mulai dari mencuci tangan dengan sabun dan menerapkan etika batuk dan bersin.
"Kemudian hindari kontak langsung dengan rodensia yang terinfeksi (tikus/ celurut) melalui gigitan, ekskresi dan sekresi (air liur, urin, feses) atau melalui inhalasi aerosol," jelasnya.***
Editor : Irma Nurfajri

