Cegah Hantavirus Masuk ke Indonesia, IDAI Minta Pemerintah Lakukan Hal Ini
IDAI minta pemerintah lakukan beberapa hal seperti periksa tiap warga yang masuk ke Indonesia agar wabah hantavirus tidak ikut masuk.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - wabah Hantavirus kini jadi perhatian di seluruh dunia karena ditakutkan akan berakhir seperti pandemi Covid-19.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) baru-baru ini membagikan sejumlah rekomendasi pada pemerintah untuk mencegah wabah Hantavirus masuk ke Indonesia.
"Kalau mau menjaga (negara terhindar dari penularan) Andes ya (orang-orang) dari Amerika Latin yang harus difokuskan karena virus itu hanya ada di sana,” tutur Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI Prof. Dr. Dominicus Husada, dr., DTM&H., MCTM(TP)., Sp.A., Subsp.IPT., CTH.
Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga itu menilai langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memperkuat pemantauan dan skrining pada warga negara asing yang masuk ke Indonesia di pintu-pintu negara seperti bandara atau pelabuhan.
Fokus pemantauan ditujukan pada warga yang datang atau pernah mengunjungi kawasan yang banyak ditemukan kasus Andes seperti Amerika Selatan, Argentina, dan Chili.
Dalam hal ini, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan kualitas dari laboratorium, guna mempercepat diagnosa awal pada pemeriksaan warga sakit yang masuk ke Indonesia mengingat sampai saat ini belum ada vaksin untuk mengatasi Hantavirus.
"Karena kalau hanya melihat sakitnya, sekali lagi, tidak dapat dibedakan. Saya sebagai orang yang membidangi infeksi akan mengatakan bahwa kita tidak perlu takut dan tidak perlu mengeluarkan sumber daya terhadap sesuatu yang risikonya bagi kita itu sebenarnya tidak sangat besar," jelasnya.
IDAI berharap pemerintah menerapkan aturan dan standar yang ketat, sehingga tiap kapal pesiar asing yang akan memasuki perairan Indonesia dapat mematuhinya.***
Editor : Irma Nurfajri

