19 Ribu Stok Sapi Kurban di Kota Bogor Mampu Penuhi Permintaan Masyarakat

Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi mengatakan, berdasarkan data tahun sebelumnya kebutuhan sapi kurban di Kota Bogor mencapai sekitar 15.800 ekor. 

19 Ribu Stok Sapi Kurban di Kota Bogor Mampu Penuhi Permintaan Masyarakat
"Kalau saya simpulkan, stok sapi kurban yang tersedia mungkin di atas 18 ribu atau 19 ribu ekor. Kami cek barusan kepada salah satu penjual, sudah laku 80 persen dari hampir 400 ekor di satu titik ini," kata Denny, saat sidak ke sejumlah lapak penjualan hewan kurban, Kamis (21/5/2026). (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi mengatakan, berdasarkan data tahun sebelumnya kebutuhan sapi kurban di Kota Bogor mencapai sekitar 15.800 ekor. 

Namun, tahun ini Pemkot Bogor memperkirakan stok sapi kurban yang tersedia melebihi kebutuhan masyarakat.

"Kalau saya simpulkan, stok sapi kurban yang tersedia mungkin di atas 18 ribu atau 19 ribu ekor. Kami cek barusan kepada salah satu penjual, sudah laku 80 persen dari hampir 400 ekor di satu titik ini," kata Denny, saat sidak ke sejumlah lapak penjualan hewan kurban, Kamis (21/5/2026).

Denny menegaskan, pihaknya menyoroti penataan lapak penjualan hewan kurban agar tidak mengganggu ketertiban umum, khususnya penggunaan trotoar untuk berjualan. Para pedagang hewan kurban diminta menyediakan lokasi yang layak dan tidak menggunakan fasilitas umum seperti trotoar.

"Kami sudah komunikasi dan koordinasi dengan beberapa instansi terkait. Kami mengimbau kepada pedagang kurban harus tertib dan tidak melanggar ketertiban umum. Jika ada yang melanggar, pihak wilayah maupun Satpol PP akan menegur. Jadi tidak ada jualan di trotoar, harus sudah ada lahan yang representatif," tegasnya.

Denny membeberkan, untuk Pemkot Bogor tidak menyediakan lahan khusus bagi pedagang hewan kurban. Para pengusaha atau penjual diminta mencari lokasi yang sesuai secara mandiri.

Secara umum, Denny memastikan ketersediaan dan kesehatan hewan kurban di lapak-lapak penjualan hewan kurban. Untuk itu, pengecekan dilakukan bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor Dodi Ahdiat.

Berdasarkan hasil pengecekan sementara menunjukkan hewan kurban yang diperiksa dalam kondisi sehat dan telah memiliki dokumen kesehatan yang tervalidasi DKPP Kota Bogor.

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Bogor Dodi Ahdiat mengatakan pengaturan titik lapak hewan kurban saat ini memang belum diatur secara khusus dalam regulasi daerah. 

"Insyaallah setelah rapat kemarin, atas instruksi Pak Sekda, kami buat tim kecil untuk mengkaji regulasi tahun depan. Karena kami tidak ingin di wilayah kota masih ada lapak sembarangan di pinggir jalan. Secara kesehatan hewan juga kurang terjaga," tutur Dodi.

Dodi menjelaskan, regulasi tersebut nantinya akan mengatur titik-titik lokasi yang diperbolehkan untuk lapak hewan kurban berikut kriteria dan persyaratannya. Terkait jumlah lapak hewan kurban di Kota Bogor, pihaknya belum dapat mendeteksi jumlah keseluruhan secara pasti. 

"Namun berdasarkan data sementara Pemkot Bogor, terdapat sekitar 108 titik lapak hewan kurban yang telah teridentifikasi," pungkasnya. 


Editor : Doni Ramdhani