Stok Beras Bulog Bandung Capai 26 Ribu Ton Pastikan Pasokan Pangan Tetap Stabil
Ketersediaan pangan di wilayah Bandung dan sekitarnya dipastikan dalam kondisi aman. Stok beras di Bulog Bandung saat ini mencapai sekitar 26 ribu ton.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Ketersediaan pangan di wilayah Bandung dan sekitarnya dipastikan dalam kondisi aman. stok beras di Bulog Bandung saat ini mencapai sekitar 26 ribu ton.
Pimpinan Cabang Bulog Bandung Yanto Nurdiyanto mengatakan, stok yang dikelola saat ini berada dalam kondisi baik dan terjaga kualitasnya. Cadangan tersebut, menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di tingkat daerah.
“Di tingkat regional, Perum Bulog Kantor Cabang Bandung saat ini mengelola sekitar 26 ribu ton beras. Stok ini tersebar di sejumlah gudang strategis, dalam kondisi baik, terjaga kualitasnya dan siap didistribusikan kapan saja,” kata Yanto, Jumat (24/4/2026).
Dia menjelaskan, stok tersebut tidak hanya dipersiapkan untuk kebutuhan rutin masyarakat. Namun juga sebagai cadangan strategis dalam menghadapi berbagai potensi situasi darurat. Hal itu termasuk gejolak harga hingga kondisi bencana alam.
“Stok ini tidak hanya untuk kebutuhan rutin masyarakat, tetapi juga sebagai cadangan strategis. Misalnya untuk menghadapi potensi gejolak harga, bencana alam maupun peningkatan permintaan pada momen tertentu,” ucapnya.
Menurutnya, keberadaan cadangan beras tersebut menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga di pasar. Bulog juga terus melakukan pengelolaan stok secara terencana, agar distribusi dapat berjalan tepat sasaran.
“Pengelolaan stok kami dilakukan secara terencana, sementara distribusi dijaga agar tepat sasaran. Hal ini penting untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga,” katanya.
Selain itu, Bulog Bandung juga aktif melakukan intervensi pasar ketika diperlukan menjaga keseimbangan harga dan ketersediaan beras di tingkat konsumen. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari tugas stabilisasi pangan.
“Dengan manajemen stok yang baik, kami berupaya menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan stabilitas harga di pasar,” jelasnya.
Ke depan, Bulog Bandung akan terus memperkuat penyerapan gabah dari petani lokal menjaga ketersediaan stok. Upaya tersebut, juga dilakukan guna mendukung ketahanan pangan di tingkat regional maupun nasional.
“Kami akan terus meningkatkan penyerapan gabah dan beras dari petani, serta memastikan distribusi berjalan lancar,” ujarnya.
Pihaknya menegaskan, sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait juga terus diperkuat agar distribusi pangan semakin efektif. Kolaborasi, dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan di wilayah Jawa Barat.
“Selain itu, kami juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha dan stakeholder lainnya agar distribusi lebih efektif dan tepat sasaran,” sebutnya.
Editor : Doni Ramdhani
