19 Rutilahu di Harjamukti Cirebon Bakal Diperbaiki Lewat Bantuan Pemerintah Pusat
Sebanyak 19 keluarga di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon ditetapkan sebagai penerima bantuan perbaikan rutilahu melalui program BSPS dari pemerintah pusat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Sebanyak 19 keluarga di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon ditetapkan sebagai penerima bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat.
Para penerima bantuan tersebut mengikuti sosialisasi yang digelar di Aula Kecamatan Harjamukti. Kegiatan ini sekaligus menjadi tahapan awal sebelum pelaksanaan perbaikan rumah dilakukan.
Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati mengatakan, program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan kualitas hunian masyarakat, terutama keluarga yang masih menempati rumah dengan kondisi kurang layak.
Menurutnya, bantuan perbaikan rumah tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi bangunan, tetapi juga memberikan lingkungan tempat tinggal yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat.
“Melalui bantuan rutilahu ini, kami berharap keluarga penerima manfaat dapat menempati rumah yang lebih aman, sehat, dan layak,” ujar Farida, Rabu (14/10/2026).
Dia menjelaskan, Pemerintahan Kota Cirebon terus berupaya mengoptimalkan bantuan dari pemerintah pusat di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah.
Kondisi fiskal yang terbatas, kata Farida, tidak boleh menjadi penghambat pemerintah dalam menjalankan program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Keterbatasan anggaran bukan alasan bagi pemerintah untuk berhenti melayani masyarakat. Kami akan terus berupaya agar program-program yang dibutuhkan warga dapat berjalan dan memberikan manfaat nyata,” katanya.
Farida menyebutkan, penanganan rumah tidak layak huni di Kota Cirebon dilakukan melalui sejumlah skema pembiayaan. Selain bantuan pemerintah pusat, pemerintah daerah juga menjalankan program serupa melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP).
Pemkot Cirebon juga memiliki mekanisme bantuan untuk penanganan rumah yang mengalami kerusakan akibat musibah, termasuk rumah ambruk. Namun, pelaksanaannya tetap menyesuaikan ketentuan dan ketersediaan anggaran.
Menurut Farida, berbagai program tersebut diharapkan dapat saling melengkapi sehingga penanganan rutilahu dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Sementara itu, bagi 19 penerima bantuan di Kecamatan Harjamukti, proses administrasi akan dilanjutkan sebelum program memasuki tahap pelaksanaan.
Farida meminta penerima manfaat menggunakan bantuan sesuai peruntukan. Dia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung proses perbaikan rumah.
“Manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbaiki rumah agar menjadi lebih layak, aman, dan sehat. Jangan berhenti pada bantuan yang diberikan, tetapi mari bersama-sama bergotong royong agar kondisi rumah bisa menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.
Dia menambahkan, koordinasi antara pemerintah daerah, aparatur kecamatan, kelurahan, dan masyarakat diperlukan agar pelaksanaan bantuan berjalan sesuai ketentuan.
Pemkot Cirebon juga akan terus mendorong kerja sama dengan pemerintah pusat untuk memperluas jangkauan program perbaikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Dengan adanya bantuan tersebut, 19 keluarga penerima manfaat di Harjamukti diharapkan dapat segera memperoleh tempat tinggal yang lebih layak setelah seluruh tahapan administrasi dan pelaksanaan program diselesaikan.
Editor : Doni Ramdhani
