199 Desa di Kabupaten Bandung akan Gelar Pilkada Serentak

Sebanyak 199 desa di Kabupaten Bandung akan menyelenggarakan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada Sabtu 26 Oktober mendatang. Pemetaan terhadap beberapa desa yang rawan konflik tengah dilakukan para camat di wilayahnya masing-masing.

199 Desa di Kabupaten Bandung akan Gelar Pilkada Serentak
Bupati Bandung Dadang M Naser (kanan). (istimewa)

INILAH,Bandung- Sebanyak 199 desa di Kabupaten Bandung akan menyelenggarakan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada Sabtu 26 Oktober mendatang. Pemetaan terhadap beberapa desa yang rawan konflik tengah dilakukan para camat di wilayahnya masing-masing.

Bupati Bandung, Dadang M Naser mengatakan, saat ini ia bersama para camat tengah membuat daftar inventarisasi masalah desa yang diperkirakan rawan konflik. Selain itu, pihaknya akan menyelenggarakan pemilihan serentak tersebut pada hari Sabtu.

"Kami siap melaksanakan pilkades serentak. Mendagri mintanya hari libur tapi kita hari Sabtu agar menyerap partisipasi pemilih," kata Dadang di Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (14/6/2019).

Dikatakan Dadang,  jika pelaksanaan pilkades diselenggarakan pada hari libur khususnya Minggu. Diperkirakan akan sedikit menyerap partisipasi pemilih. Sebab kebanyakan warga pada hari tersebut tengah berniaga dan berlibur.

"Rata-rata hari Minggu masyarak usaha (dagang) ke berbagai daerah. Sedangkan pada hari Sabtu, para pedagang bisa mencoblos terlebih dahulu kemudian dipersilahkan untuk berdagang," ujarnya.

Dadang menambahkan, mengantisipasi adanya konflik, pihaknya akan menggandeng Universitas Padjajaran (Unpad) untuk mengawasi proses seleksi pencalonan kepala desa. Terlebih saat ini, diamanatkan dalam aturan yaitu pembentukan panitia di level kabupaten harus dilaksanakan. 

"Saya belum sebut desa yang rawan tapi pasti ada. Misal ada sepuluh calon padahal harusnya lima," katanya. Menurutnya, keterlibatan kampus dalam pilkades diharapkan bisa meminimalisasi praktik kecurangan dalam penyelenggaraan pilkades.

"Dikhawatirkan ada permainan (dalam pilkades). Kita gandeng Unpad terlebih sudah ada MOU (perjanjian kerjasama),"ujarnya. (Rd Dani R Nugraha).


Editor : Bsafaat