20 Juta Masyarakat Jabar Sudah Divaksin, Kecepatan Rata-rata di 6 Daerah Telah ideal

Percapatan vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat terus digenjot. Saat ini, terdapat 20 juta dosis vaksin yang sudah disuntikan kepada masyarakat.

20 Juta Masyarakat Jabar Sudah Divaksin, Kecepatan Rata-rata di 6 Daerah Telah ideal
Wakil Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Satgas Penanganan Covid-19 Jabar, Atalia Praratya Ridwan Kamil.

INILAH, Bandung-Percapatan vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat terus digenjot. Saat ini, terdapat 20 juta dosis vaksin yang sudah disuntikan kepada masyarakat.

Berdasarkan lokasi vaksinasi data per 19 September 2021, total cakupan vaksinasi di Jabar terdapat 13.465.495 orang yang telah divaksin dosis pertama. Sementara pada dosis kedua 6.894.399 orang.

Adapun target sasaran vaksinasi di Jabar yaitu 37.907.814 orang dengan target jumlah dosis 75.815.628 dosis.

Baca Juga: Akhir September Ini, KBB Targetkan Dosis Pertama Vaksin Covid-19 Capai 50 Persen

Tercatat per 20 September 2021, serapan pemakaian vaksin terhadap distribusi terdapat 24.406.722 dosis vaksin yang diterima.

"Dari jumlah tersebut, total ada 20.359.849 dosis vaksin yang telah digunakan," ujar Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jabar Dedi Supandi, Selasa (22/9/2021).

Berdasarkan sumber dari aplikasi SMILE sendiri, total stok vaksin di Jabar yaitu 5.194.798 dosis yang terbagi dari 1.005.662 dosis di Dinas Kesehatan Jawa Barat, 2.610.335 dosis di Dinas Kesehatan Kabupaten Kota dan 1.550.537 di puskesmas.

Baca Juga: India Protes Inggris: Pengunjung dari India Jalani Karantina Meski Sudah Vaksin Lengkap

Adapun kecepatan rata-rata vaksinasi di Jabar saat ini  mampu menyuntikan 294.805 dosis vaksin per hari.

"Bahkan pada bulan September ini, sempat menyentuh angka 296.432 dosis vaksin per hari," katanya.

Mengenai kecepatan rata-rata vaksinasi per hari ini, Jabar menjadi provinsi terbanyak di antara 6 provinsi dengan populasi terbesar. Mengingat, Jawa Tengah dapat menyuntikan 242.616 dosis per hari, Jawa Timur 224.317 dosis per hari, DKI Jakarta 91.984 per hari, banten 74.564 per hari dan Sumatera Utara 60.057 per hari.Data tersebut berdasarkan sumber dari KPCPEN dengan status 19 September 2021 dan diolah pada 20 September 2020.

Baca Juga: Vaksinasi Digeber! 5,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac dan Sinopharm Tiba di Indonesia

Lebih lanjut, Dedi mengatakan, terdapat enam daerah di Jabar dengan kecepatan rata-rata vaksinasi ideal yang diprediksi dapat selesai sesuai target pada 31 Desember 2021 nanti. Enam daerah itu, yakni Kota Bogor dengan cakupan 60,28 persen atau 12.015 dosis per hari, Kota Bandung dengan cakupan 62,27 persen atau 20.865 dosis per hari, Kota Bekasi dengan cakupan 43,16 persen atau 29.397 dosis per hari, Kota Cirebon dengan cakupan 53,37 persen atau 2.574 dosis per hari, Kota Banjar dengan cakupan 52,46 persen atau 1.879 dosis per hari dan Kota Cimahi dengan cakupan 58,46 persen atau 4,229 dosis per hari.

Angka tersebut sesuai dengan status per 12 September 2021.

"Estimasi selesai, Kota Bogor pada 13 November 2021, Kota Bandung 29 November 2021, Kota Bekasi 6 Desember 2021, Kota Cirebon 24 Desember 2021, Kota Banjar 10 Desember 2021 dan Kota Cimahi 18 Desember 2021," paparnya.

Baca Juga: Dukung Indonesia Sebagai Pusat Produksi Vaksin Global, Netty Minta Pemerintah Terus Lobi WHO
Kendati demikian, Dedi menyebut ada 3 Kabupaten Kota yang perlu digenjot mengenai kecepatan rata-rata vaksinasinya. Tiga daerah itu, yakni Kabupaten Cirebon dengan cakupan 14,92 persen atau baru 6,048 dosis per hari, Kabupaten Tasikmalaya dengan cakupan 10,83 persen atau 4.123 dosis per hari dan Kabupaten Ciamis dengan cakupan 14,30 persen atau 2.387 dosis per hari.

"Estimasi selesai di Kabupaten Cirebon pada 3 Februari 2023, Kabupaten Tasimalaya 22 Juni 2023, Kabupaten Ciamis 6 September 2023," pungkasnya. (riantonurdiansyah)


Editor : inilahkoran