30 KK Terdampak Banjir di Nyalindung Bakal dapat Hunian Baru, Pemkab KBB Percepat Relokasi dan Rehabilitasi

Pemkab Bandung Barat  mempercepat program rehabilitasi dan relokasi rumah di Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga yang terkena dampak banjir.

30 KK Terdampak Banjir di Nyalindung Bakal dapat Hunian Baru, Pemkab KBB Percepat Relokasi dan Rehabilitasi
Sebanyak 30 kepala keluarga (KK) akan memperoleh hunian baru melalui dua skema relokasi yang disiapkan. (agus satia negara)

INILAHKORAN.ID - Pemkab Bandung Barat  mempercepat program rehabilitasi dan relokasi rumah di Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga yang terkena dampak banjir.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana dan mitigasi agar warga terhindar dari ancaman banjir di masa mendatang.

Sebanyak 30 kepala keluarga (KK) akan memperoleh hunian baru melalui dua skema relokasi yang disiapkan.

"Ada 20 KK akan direlokasi ke kawasan kolektif yang telah disiapkan pemerintah, sedangkan 10 KK lainnya memilih relokasi mandiri dengan dukungan bantuan stimulan," kata Bupati Bandung Barat Jeje Ricthie Ismail, Jumat 26 Desember 2025.

Jeje menjelaskan, program ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan kepastian tempat tinggal bagi masyarakat terdampak.

“Pemerintah hadir untuk memastikan warga tidak lagi merasa waswas. Melalui sinergi pendanaan dari APBD Provinsi Jawa Barat dan bantuan stimulan Pemkab KBB, kami berupaya menyediakan hunian yang lebih layak serta berada di zona aman,” jelasnya.

Jeje berharap proses relokasi dapat segera terealisasi sehingga warga dapat kembali menata kehidupan secara normal di lingkungan yang lebih aman dan nyaman.

“Pemerintah daerah juga akan terus melakukan pendampingan agar pembangunan hunian berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Anni Roslianti menambahkan, korban banjir di Desa Nyalindung mendapat bantuan dari Pemprov Jabar sebesar Rp40 juta per KK, dengan rincian Rp30 juta untuk pembangunan dan Rp10 juta untuk pembelian tanah.

“Sementara dari Pemkab KBB, setiap KK mendapatkan Rp15 juta melalui bantuan stimulan rehabilitasi bagi korban pascabencana alam,” tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani