Wali Kota Bandung Dorong Hunian TOD untuk Dukung Program Tiga Juta Rumah
Pemkot Bandung mendorong pembangunan hunian yang terintegrasi dengan transportasi publik
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendorong pembangunan hunian yang terintegrasi, dengan transportasi publik melalui konsep transit oriented development (TOD).
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, penyediaan perumahan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Karena itu, Pemkot Bandung menyiapkan berbagai terobosan regulasi mendukung program tiga juta rumah yang digagas pemerintah pusat.
Menurutnya, pembangunan kawasan hunian di Kota Bandung tidak hanya berfokus pada penyediaan tempat tinggal. Tetapi juga harus memperhatikan kemudahan mobilitas masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan kawasan hunian yang terhubung dengan sistem transportasi publik.
"Pembangunan rumah susun dalam skema transit oriented development, yaitu kawasan hunian yang terintegrasi dengan simpul-simpul transportasi publik menjadi sangat penting," kata Farhan, Kamis (16/7/2026).
Dia menilai, konsep TOD dapat menjadi solusi dalam menghadirkan kawasan permukiman yang lebih tertata sekaligus mendukung aktivitas masyarakat perkotaan. Integrasi antara hunian dan transportasi, diharapkan mampu mengurangi hambatan mobilitas warga.
"Salah satu indikator kesejahteraan dan produktivitas sebuah kota adalah tingginya mobilitas masyarakat," ucapnya.
Farhan menambahkan, program tiga juta rumah menjadi peluang bagi Kota Bandung untuk mempercepat penataan kawasan yang selama ini belum tertata menjadi lingkungan permukiman yang layak huni.
Namun, dia mengakui penyediaan hunian masih menghadapi sejumlah tantangan. Mulai dari regulasi yang beririsan, hingga harga rumah yang semakin sulit dijangkau masyarakat.
"Melalui program tiga juta rumah dari Presiden Prabowo, dogma bahwa generasi sekarang tidak mungkin memiliki rumah akan kita bongkar bersama-sama. Setiap orang di negeri ini, berhak memiliki atap di atas kepalanya. Bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk keluarganya," ujar dia.
Pemkot Bandung bersama DPRD Kota Bandung, ditambahkan dia akan terus melakukan penyesuaian kebijakan agar pelaksanaan program tiga juta rumah dapat berjalan optimal. Termasuk dalam mendukung pembangunan hunian berbasis TOD di masa mendatang.
"Kami dari Pemerintah Kota Bandung bersama seluruh kepala perangkat daerah dan DPRD, akan selalu berkomitmen melakukan terobosan-terobosan aturan agar program tiga juta rumah di seluruh Indonesia terwujud juga di Kota Bandung," pungkasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

