30 Persen Pemudik Nagreg Pindah ke Jalur Utara

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung menilai 30 persen kendaraan pemudik yang biasanya melintasi jalur selatan, kini berali ke jalur utara.

30 Persen Pemudik Nagreg Pindah ke Jalur Utara
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung menilai 30 persen kendaraan pemudik yang biasanya melintasi jalur selatan, kini berali ke jalur utara./Bambang Prasethyo

INILAH, Bandung - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung menilai 30 persen kendaraan pemudik yang biasanya melintasi jalur selatan, kini berali ke jalur utara.

Humas Dishub Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi mengatakan setelah dikalkukasi hampir 30 persen volume lalu lintas yang biasanya menggunakan jalur nagreg berpindah ke Pantura.

"Hal tersebut bisa terlihat dari padatnya kendaraan yang menggunakan tol Trans Jawa dengan sistem one way," katanya di Posko Induk Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Selasa (4/6/2019).

Menurut Ruddy, sejak H-7, Traffic Count (TC) Dishub Kabupaten Bandung mencatat arus pemudik ke arah timur sebanyak 437.256 kendaraan.

"Mengalami penurunan dari tahun 2018, misalnya pas H-2 tercatat 142.417 kendaraan, namun sekarang 82.923 kendaraan," ucapnya.

Lanjut Ruddy, pada H-2 tahun 2018, merupakan puncak volume kendaraan yang mengarah timur di Nagreg, namun sekarang turun sampai 41,7 persen.

 "Banyak jalur alternatif sekarang, jadi untuk H-1 kemungkinan ada peningkatan lalu lintas, tapi kita belum bisa pastikan," katanya. (Agung Fitu Budiana)


Editor : JakaPermana