3.000 Warga Palembang Salat Istisqa di Tengah Kabut Asap Karhutla
Sekitar 3.000 warga Palembang menggelar salat istisqa di tengah kabut asap karhutla. Pemerintah mengerahkan 24.000 personel untuk menangani kebakaran.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Sekitar 3.000 warga Palembang, Sumatera Selatan, menggelar Salat Istisqa atau salat meminta hujan pada Selasa (25/8/2026), di tengah kondisi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang memicu kabut asap tebal.
Salat Istisqa digelar di halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan. Kabut asap terlihat menyelimuti sejumlah ruas jalan, gedung, dan fasilitas umum hingga mengurangi jarak pandang.
Sejumlah pengendara bahkan harus menyalakan lampu kendaraan meski aktivitas berlangsung pada siang hari akibat jarak pandang yang terbatas.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar masyarakat dalam menghadapi kondisi kering dan kebakaran yang melanda sejumlah wilayah.
Selain menggelar doa bersama, pemerintah tetap melakukan berbagai upaya pemadaman dan mitigasi untuk mengendalikan Karhutla serta mengurangi dampak kabut asap terhadap masyarakat.
Ribuan Titik Panas Terdeteksi
Berdasarkan data satelit Kementerian Lingkungan Hidup, Kalimantan Barat tercatat memiliki 3.120 titik panas, disusul Kalimantan Tengah sebanyak 2.314 titik dan Sumatera Selatan sekitar 1.500 titik.
Kondisi Karhutla tersebut menyebabkan kabut asap menyebar ke sejumlah wilayah, bahkan dilaporkan mencapai Malaysia dan Brunei.
Pemerintah Indonesia terus meningkatkan penanganan Karhutla dengan mengerahkan lebih dari 24.000 personel pemadam di wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Selain pemadaman darat, pemerintah juga menjalankan operasi modifikasi cuaca menggunakan pesawat untuk melakukan penyemaian awan. Pemadaman dari udara turut dilakukan di sejumlah lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Enam Konsesi Kehutanan Dikenai Sanksi
Pemerintah juga memberikan sanksi kepada enam pemegang konsesi kehutanan setelah ditemukan lebih dari 15 kilometer persegi lahan terbakar di wilayah konsesi mereka di Kalimantan.
Salah satu perusahaan bahkan dikenai sanksi berupa penghentian sementara izin setelah kebakaran di wilayah konsesinya dinilai memiliki luasan cukup besar dan terjadi berulang.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penegakan hukum dan upaya mencegah terjadinya kembali kebakaran di wilayah konsesi.
Polisi Tangkap 72 Orang
Di sisi lain, kepolisian telah menangkap 72 orang yang diduga terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan.
Penyidik masih melakukan pendalaman untuk menentukan apakah kebakaran tersebut terjadi akibat kesengajaan maupun kelalaian dalam mencegah penyebaran api.
Karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat. Kabut asap dapat menurunkan kualitas udara, mengganggu kesehatan, serta berdampak terhadap kelancaran transportasi di sejumlah wilayah.
Upaya pemadaman, penegakan hukum, dan mitigasi terus dilakukan pemerintah untuk mengendalikan Karhutla sekaligus mengurangi dampak kabut asap yang dirasakan masyarakat.
Sumber abcnews
Editor : Ahmad Sayuti

