IFBC 2026 Palembang Dibuka, Dorong Peluang Bisnis dan Inovasi UMKM Sawit

IFBC 2026 Palembang resmi dibuka di PSCC Icon Palembang dengan tema “Grow Beyond Boundaries”, menghadirkan peluang bisnis, investasi, serta inovasi UMKM.

IFBC 2026 Palembang Dibuka, Dorong Peluang Bisnis dan Inovasi UMKM Sawit
IFBC 2026 Palembang resmi dibuka di PSCC Icon Palembang dengan tema “Grow Beyond Boundaries”, menghadirkan peluang bisnis, investasi, serta inovasi UMKM. (Istimewa)

INILAHKORAN.ID - Pameran Info Franchise & Business Concept Expo (IFBC) 2026 Palembang resmi dibuka pada Jumat (17/4) di PSCC Icon Palembang

Kegiatan yang berlangsung hingga 19 April 2026 ini menjadi ajang pertemuan pelaku usaha, investor, dan masyarakat untuk menjajaki berbagai peluang bisnis dari beragam sektor.

Mengusung tema “Grow Beyond Boundaries”, IFBC 2026 Palembang mencerminkan semangat dunia usaha untuk terus berkembang, berinovasi, dan melampaui batas di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, dia menyebut IFBC sebagai ruang strategis untuk memperluas jejaring bisnis sekaligus membuka peluang kemitraan yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Dyah Roro Esti Widya Putri memberikan apresiasi atas penyelenggaraan pameran ini. Dia menilai kegiatan seperti IFBC dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui penguatan sektor usaha kecil dan menengah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi. UMKM dan usaha yang hadir hari ini memiliki kontribusi besar terhadap PDB nasional,” ujarnya, Dyah dalam keterangan persnya.

Di antara berbagai peserta, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kementerian Keuangan turut ambil bagian melalui booth interaktif yang menghadirkan edukasi dan promosi tentang industri kelapa sawit.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menjelaskan keikutsertaan pihaknya bertujuan memperluas pemahaman masyarakat tentang sawit yang tidak hanya sebatas bahan baku minyak goreng, tetapi juga memiliki beragam produk turunan bernilai tambah tinggi.

“Kelapa sawit memiliki banyak produk turunan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari skincare, bodycare, hingga produk kuliner berbasis sawit,” katanya.

Dia juga menambahkan, pengunjung dapat melihat langsung berbagai inovasi UMKM berbasis sawit, seperti tas dari lidi sawit, wadah sabun dari cangkang sawit, sandal berbahan lidi sawit, hingga helm dari limbah sawit. 

Kehadiran produk-produk ini diharapkan dapat menginspirasi pengembangan wirausaha berbasis inovasi dan keberlanjutan.

Partisipasi BPDP menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengedukasi publik mengenai potensi industri sawit yang tidak hanya menopang perekonomian nasional, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi UMKM.

Dengan semangat “Grow Beyond Boundaries”, IFBC 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ruang lahirnya peluang bisnis baru, tetapi juga memperluas kesadaran masyarakat terhadap potensi besar sawit sebagai komoditas unggulan Indonesia yang inovatif dan berkelanjutan. ***


Editor : Gin gin T Ginulur