Bandung Kulon Tak Hanya Punya Kain, Produk Lokal Ini Jadi Potensi Ekonomi Baru

Tak hanya terkenal sebagai sentra kalin, Kecamatan Bandung Kulon juga punya UMKM yang mengolah hasil pangan sebagai penggerak ekonomi baru

Bandung Kulon Tak Hanya Punya Kain, Produk Lokal Ini Jadi Potensi Ekonomi Baru
Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasie Trantib) Kecamatan Bandung Kulon, Ferri Yoga Sukmana mengatakan, potensi UMKM di wilayahnya cukup beragam. Mulai dari produk kerajinan tangan, makanan olahan hingga hasil kreativitas warga yang memiliki nilai ekonomi.

INILAHKORAN.ID - Kecamatan Bandung Kulon memiliki beragam produk unggulan yang menjadi potensi ekonomi masyarakat. 

Tidak hanya dikenal dengan sentra kain, wilayah ini juga memiliki berbagai produk olahan pangan hingga kerajinan tradisional yang terus dikembangkan para pelaku UMKM.

Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasie Trantib) Kecamatan Bandung Kulon, Ferri Yoga Sukmana mengatakan, potensi UMKM di wilayahnya cukup beragam. Mulai dari produk kerajinan tangan, makanan olahan hingga hasil kreativitas warga yang memiliki nilai ekonomi.

"Salah satu potensi yang paling dikenal adalah sentra kain Cigondewah. Meski lokasi ikonnya berada di wilayah Kecamatan Babakan Ciparay, Bandung Kulon juga memiliki banyak pelaku industri rumahan yang menghasilkan berbagai produk unggulan," kata Ferri Yoga Sukmana, Selasa (21/7/2026).

Selain industri kain, Bandung Kulon juga memiliki produk olahan dari program Buruan SAE yang dikembangkan masyarakat. Hasil pertanian perkotaan warga, diolah menjadi berbagai produk minuman sehat yang memiliki daya tarik bagi masyarakat.

Ferri menyebut, kelompok masyarakat di wilayah Cijerah dan Cigondewah Kaler telah mampu menciptakan berbagai inovasi minuman berbahan hasil panen kebun warga. Produk tersebut, kemudian diperkenalkan melalui berbagai kegiatan promosi dan bazar.

"Banyak produk-produk di Bandung Kulon, mulai dari hasil kerajinan tangan hingga makanan olahan. Kami juga memiliki berbagai produk hasil program Buruan SAE, yang diolah menjadi minuman sehat seperti aneka jus dari hasil panen kebun warga," ucapnya.

Tidak hanya sektor pangan, Bandung Kulon juga memiliki potensi kerajinan logam yang menjadi bagian dari identitas wilayah. Para perajin di Kelurahan Warung Muncang, masih mempertahankan produksi alat-alat pertanian tradisional seperti cangkul, linggis, garuk sampai katel.

Kerajinan tersebut, menjadi bukti produk tradisional masih mampu bertahan di tengah perkembangan zaman. Bahkan, pembuatan katel telah menjadi salah satu ciri khas yang melekat dengan Kelurahan Warung Muncang.

"Sampai sekarang produksi alat-alat tersebut masih terus berjalan. Bahkan, pembuatan katel sudah menjadi ikon di Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon," ujar dia.

Dengan beragam potensi tersebut ditambahkan dia, Kecamatan Bandung Kulon terus mendorong pengembangan UMKM melalui kegiatan promosi dan bazar. Upaya tersebut, diharapkan dapat memperluas pemasaran sekaligus memperkuat keberadaan produk lokal sebagai kekuatan ekonomi masyarakat.


Editor : Ahmad Sayuti