DKPP Kabupaten Cirebon Libatkan 25 UMKM dalam Bazar Ikan, Genjot Produk Lokal

Sebanyak 25 pelaku UMKM dilibatkan dalam Bazar Perikanan Ketahanan Pangan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kab Cirebon, Rabu (4/11/2026)

DKPP Kabupaten Cirebon Libatkan 25 UMKM dalam Bazar Ikan, Genjot Produk Lokal
Aktivitas jual beli di Bazar Perikanan DKPP Kabupaten Cirebon yang melibatkan 25 UMKM untuk mendorong pemasaran produk lokal. (maman suharman)

INILAHKORAN.ID - Sebanyak 25 pelaku UMKM dilibatkan dalam Bazar Perikanan Ketahanan Pangan yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah membantu pemasaran produk perikanan sekaligus meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat.

Bazar yang berlangsung di halaman Kantor DKPP Kabupaten Cirebon itu menghadirkan berbagai produk, mulai dari ikan segar hingga makanan olahan berbahan dasar ikan. Kegiatan tersebut juga melibatkan UPT Balai Benih Ikan.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Pengolahan dan Pengawasan DKPP Kabupaten Cirebon Teguh Budiman mengatakan, bazar tersebut sengaja digelar untuk memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM memasarkan produknya secara langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, pemasaran masih menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian dalam pengembangan usaha perikanan. Melalui kegiatan tersebut, pelaku usaha diharapkan bisa memperluas pasar sekaligus meningkatkan penjualan.

"Harapannya, kegiatan ini bisa menyerap banyak UMKM yang hadir untuk berjualan, khususnya makanan olahan ikan dan ikan segar," ujar Teguh.

Selain membantu pelaku usaha, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat membiasakan konsumsi ikan, terutama bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

"Selain meningkatkan perekonomian UMKM, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya makan ikan, terutama sejak usia dini," katanya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Cirebon Sudiharjo menjelaskan bazar perikanan bukan kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan. Program tersebut sudah menjadi agenda rutin dinas yang digelar setiap dua bulan sekali.

Menurut Sudiharjo, kegiatan ini merupakan salah satu cara pemerintah daerah mendekatkan produk perikanan kepada masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.

"Melalui bazar ini, kami ingin masyarakat bisa mendapatkan ikan dengan harga terjangkau. Kami juga terus mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan, karena kandungan proteinnya tinggi dan baik untuk pertumbuhan anak," ungkapnya.

Sudiharjo mengatakan, ikan memiliki kandungan protein hewani dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh, termasuk asam lemak omega-3. Karena itu, konsumsi ikan perlu terus didorong, khususnya bagi anak-anak.

Tidak hanya mengandalkan bazar, DKPP juga menjalankan program gemar makan ikan yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Cirebon.

Program tersebut dilaksanakan di sejumlah desa, terutama wilayah yang lokasinya jauh dari kawasan pesisir. Langkah ini dilakukan agar masyarakat yang tidak berada di sentra perikanan tetap memiliki akses terhadap produk ikan sekaligus mendapatkan edukasi mengenai manfaatnya.

"Kegiatan bazar kali ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ikan Nasional yang diperingati setiap 21 November," jelasnya.

Sudiharjo berharap, kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan penjualan produk UMKM, tetapi juga mendorong masyarakat menjadikan ikan sebagai salah satu sumber protein dalam menu makanan sehari-hari.

"Peningkatan konsumsi ikan ini diharapkan mendukung upaya perbaikan gizi masyarakat dan pencegahan stunting di Kabupaten Cirebon, " pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani