Aprindo Jabar Dorong UMKM Tingkatkan Mutu Produk agar Tembus Pasar Ritel Modern
Aprindo Jawa Barat mendorong UMKM meningkatkan standar mutu produk agar mampu menembus pasar ritel modern.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID– Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jawa Barat mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan standar mutu produk agar mampu menembus pasar Ritel Modern.
Langkah tersebut dinilai menjadi kunci untuk memperluas daya saing produk lokal sekaligus memperkuat pasar domestik.
Ketua DPD Aprindo Jawa Barat, Yudi Hartanto, mengatakan peningkatan kapasitas UMKM tidak cukup dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan sesaat. Pelaku usaha juga harus memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar mutu sehingga memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke jaringan ritel nasional.
Upaya tersebut menjadi salah satu fokus peringatan Hari Ritel Nasional (HRN) 2026 dan Bulan Mutu Nasional yang digelar Aprindo di Amanda Supermarket, Cihampelas Walk (Ciwalk), Kota Bandung, pada 2-11 November 2026.
Mengusung tema Ritel Indonesia Maju: Menguatkan Produk Bermutu, Menggerakkan Ekonomi Indonesia, rangkaian kegiatan tahun ini diarahkan untuk mempertemukan UMKM berkualitas dengan jaringan pemasaran ritel modern.
Yudi menjelaskan, program pengembangan UMKM yang dilakukan Aprindo merupakan kelanjutan dari kegiatan HRN 2025. Pada tahun lalu, hampir 1.000 UMKM mengikuti kelas daring dan proses kurasi. Sebagian di antaranya berhasil memperoleh kesempatan memasarkan produk melalui jaringan ritel modern anggota Aprindo.
Namun, menurut dia, proses membawa UMKM naik kelas membutuhkan pendampingan berkelanjutan, terutama dalam pemenuhan standar dan mutu produk.
"Karena bagi kami di Aprindo yang namanya standar dan mutu itu adalah kewajiban, bukan hanya standar sertifikasi atau administrasi belaka. Itu menjadi kewajiban kami," ujar Yudi dalam pembukaan HRN 2026, Senin (2/11/2026).
40 UMKM Ikuti Festival Produk Lokal Bermutu
Sebagai tindak lanjut, Aprindo menghadirkan Festival Produk Lokal Bermutu dengan melibatkan 40 UMKM di Jawa Barat. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN).
Peserta festival berasal dari UMKM binaan Aprindo, lulusan kelas daring 2025, pelaku usaha asal Kota Bandung, serta UMKM yang mendapatkan pembinaan BSN.
Melalui kegiatan ini, Aprindo ingin memastikan produk lokal tidak hanya memiliki akses pemasaran, tetapi juga memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan pasar. Dengan begitu, peluang UMKM untuk berkembang melalui jaringan ritel modern diharapkan semakin terbuka.
Yudi menilai, penguatan produk lokal juga sejalan dengan tiga program utama Kementerian Perdagangan, yakni pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, serta mendorong produk lokal menembus pasar global.
Menurut dia, jaringan ritel nasional dan daerah memiliki peran strategis dalam memperkuat pasar domestik sekaligus menjadi jembatan bagi produk UMKM untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
"Jadi, melalui jaringan ritel nasional dan lokal kami, Aprindo ingin ikut memperkuat pasar domestik dengan memberikan ruang yang semakin luas bagi produk Indonesia yang berkualitas, sekaligus menghubungkan UMKM yang telah siap dengan konsumen di dalam negeri maupun luar negeri," katanya.
Dia menegaskan, perluasan akses pasar harus berjalan beriringan dengan jaminan mutu. Karena itu, kolaborasi dengan BSN menjadi bagian penting dalam mendorong produk UMKM memenuhi standar yang dibutuhkan industri ritel.
HRN 2026 Pertama Kali Digelar di Luar Jakarta-Banten
Penyelenggaraan HRN 2026 di Kota Bandung juga mencatatkan sejarah tersendiri. Untuk pertama kalinya, peringatan Hari Ritel Nasional yang telah memasuki penyelenggaraan ketujuh digelar di luar wilayah Jakarta-Banten.
Selama enam kali penyelenggaraan sebelumnya, HRN selalu dipusatkan di Jakarta dan Banten. Tahun ini, Jawa Barat mendapat kesempatan menjadi tuan rumah sekaligus memperluas kolaborasi antara pelaku ritel, pemerintah, dan UMKM.
Yudi mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Pemerintah Kota Bandung dalam penyelenggaraan rangkaian kegiatan tersebut.
Setelah pembukaan pada 2 November 2026, rangkaian HRN 2026 akan berlanjut melalui Festival Produk Lokal Bermutu pada 6-8 November 2026 di lokasi yang sama, Ciwalk, Kota Bandung.***
Editor : JakaPermana

