4.250 Paket Sembako dibagikan Untuk Guru Ngaji
Baznas Kabupaten Cirebon, memberikan bantuan untuk seluruh guru ngaji yang ada di Kabupaten Cirebon. Bantuan tersebut berupa paket sembako dengan total sebanyak 4.250 paket. Satu paket sembako nilainya sekitar Rp100 rebu yang dibelikan beras, minyak, mie dan terigu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, cirebon - Baznas Kabupaten cirebon, memberikan bantuan untuk seluruh guru ngaji yang ada di Kabupaten cirebon. Bantuan tersebut berupa paket sembako dengan total sebanyak 4.250 paket. Satu paket sembako nilainya sekitar Rp100 rebu yang dibelikan beras, minyak, mie dan terigu.
Bupati cirebon, Imron yang langsung menyerahkan bantuan secara simbolis, mengaku plong. Pasalnya, selama pandemi ini kondisi guru ngaji yang ada di Kabupaten cirebon, kondisinya memprihatinkan. Untuk itu, Pemkab cirebon lewat program Baznas bisa sedikit meringankan beban ekonomi mereka.
"Sebetulnya bukan guru ngaji saja yang terdampak oleh pandemi, namun hampir seluruh masyarakat. Namun lewat program Baznas, kami bisa sedikit membantu meringankan beban ekonomi mereka," kata Imron, Selasa (27/7/2021).
Menurutnya, Baznas akan terus menyalurkan kegiatan sosial yang bersifat keagamaan dan sosial. Ini karena Baznas sendiri memang diprioritaskan untuk bisa meringankan beban masyarakat ekonomi lemah, termasuk saat pandemi seperti sekarang ini. Sementara keberadaan guru ngaji diseluruh Kabupaten cirebon, sangat penting, karena Keberadaannya sangat diperlukan.
"Peran guru-guru ngaji yang ada saat ini sangat diperlukan. Kalau tidak ada mereka, anak anak tidak akan bisa membaca quran. Makanya tetap akan kami bantu," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten cirebon, Budiman Mahpudz menilai, pemberian paket sembako sudah sesuai dengan data jumlah guru ngaji yang ada di Kabupaten cirebon. Setiap desa, masing-masih terbagi untuk 10 paket, atau sekitar 10 orang guru ngaji. Sedangkan anggaran yang dikeluarkan, senilai Rp425 juta.
"Saya harap bantuan yang kami berikan, sedikitnya bisa meringankan beban ekonomi para guru ngaji," tukasnya. (maman suharman)
Editor : JakaPermana

